Caption Foto: Salah satu spot foto menarik di tengah hamparan kebun teh. Senin, (1/10). ( Wartapala Indonesia/ Dewi Ayu Ningtyas).

Wartapalaindonesia.com, Blitar- “Self love” frasa yang akhir-akhir ini familiar di telinga kita, terlebih lagi di masa pandemi saat ini. Berbicara tentang “Self love” yang berarti mencintai diri sendiri tentu setiap orang memiliki cara dan waktu yang berbeda.

Terlebih lagi terjadinya pandemi Covid-19 yang masih berlangsung tanpa tahu kapan akan usai membuat situasi mengalami perubahan besar.

Berbagai sektor kehidupan terancam tersendat dan setiap diri manusia dituntut untuk cepat beradaptasi dengan berbagai perubahan. Kondisi ini membuat setiap diri manusia perlu meningkatkan kesadaran pentingnya “self love” untuk meningkatkan imunitas tubuh. Imunitas tubuh berperan penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah penularan Virus Covid-19.

Setiap diri manusia memiliki cara “self love” yang beragam. Ada yang memilih berbelanja di mall, melakukan hobi, berolahraga, atau bahkan beriwisata alam.

Bagi para remaja yang saat ini belajar dari rumah tidak dapat di[ungkiri jika rasa bosan kerap dirasakan. Pun para pekerja dengan beban kerja yang cukup menguras tenaga dan pikiran memmerlukan waktu untuk sekadar “self love”.

Akhir pekan menjadi waktu atau moment yang sangat tapat dimanfaatkan untuk merealisasikan “self love”. Setelah segala rutinitas sekolah, urusan rumah, hingga bekerja tentunya memerlukan penyegaran untuk memperbaiki kesehatan, mood, dan isi ulang semangat beraktivitas di kemudian hari.

Caption Foto: Bebas berekspresi hilangkan penat.

Caption Foto: Bebas berekspresi hilangkan penat.

Berwisata alam menjadi salah satu pilihan untuk merealisasikan self love. Saat ini dengan pemberlakuan kelonggaran di tempat wisata, menjadi kesempatan yang tidak akan disia-siakan setelah berbulan-bulan harus di rumah saja. 

 Terlebih lagi Indonesia menyuguhkan beragam pesona alam yang memukau cocok untuk sejenak melepas lelah dari hiruk pikuk perkotaan, rutinitas sehari-hari, dan upaya peningkatan imunitas tubuh. Suguhan pemandangan, udara segar, hingga kearifan lokal tersedia ketika melakukan wisata alam.

Salah satu wisata alam yang diminati di wilayah Jawa Timur adalah kawasan perkebunan teh Sirah Kencong yang merupakan puncak tertinggi Blitar. Kebun teh Sirah Kencong berada di ketinggian sekitar 1.100 mdpl kawasan lereng gunung Kawi Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar.

Akses untuk menuju lokasi perkebunan cukup terjangkau melalui jalur Tegalsari Wlingi dengan kondisi jalan yang sudah beraspal. Melalaui jalur tersebut dapat ditempuh sekitar 40 menit saja. Selain itu, di sepanjang perjalanan akan tersaji pemandang hijau yang menyegarkan mata.

Caption Foto: Potret keseruan menikmati udara sejuk.

Caption Foto: Potret keseruan menikmati udara sejuk.

Di tengah terjadinya masa pandemi Covid-19, untuk memasuki area perkebunan Sirah Kencong, pengunjung hanya dikenakan tiket masuk sebesar Rp. 9000,- dan biaya parkir sepeda motor Rp. 2000,-. Harga yang terjangkau untuk membayar pemandangan alam luar biasa bukan?

Saat ini, pengunjung juga tidak perlu khawatir dengan pandemi Covid-19 yang masih terjadi. Di area perkebunan, protokol  kesehatan Covid-19 diterapkan dengan disiplin ketat.

Setiap pengunjung wajib menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Hal tersebut perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan Virus Covid-19.

Dengan penerapan protokol kesehatan sedemikian rupa tidak membatasi ruang gerak pengunjung untuk menikmati keindahan pemandangan di area perkebunan teh. Para Pengunjung dapat menikmati hembusan udara segar khas pegunungan, hamparan kebun teh hijau, gazebo untuk bersantai sembari menyeduh secangkir teh hitam khas perkebunan teh Sirah Kencong, spot foto kekinian, bangunan candi peninggalan masa kuno, hingga air terjun tersembunyi.

Bagaimana tertarik mencoba berakhir pekan di perkebunan teh Sirah Kencong untuk menghilangkan penat, bosan, dan realisasikan self love?

Kontributor: Dewi Ayu Ningtyas, WI 190042

Editor: Nidya Seva Kusumaningsih, WI 160009

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: