Beri Dukungan Penuh Kepada Pena Bersaudara, Mata Alam Unfari Bandung Donasikan Buku

Caption foto: Saat penyerahan donasi buku bacaan. (WARTAPALA INDONESIA/ Wandi Wahyudi)

Wartapalaindonesia.com, BANDUNG – Kepedulian sosial mungkin sudah menjadi ruh tersendiri bagi Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala). Tidak sedikit Mapala yang melakukan aksi sosial, seperti menjadi relawan kebencanaan atau aksi-aksi lain yang sifatnya pengabdian pada masyarakat.

Mata Alam Universitas Al-Ghifari Bandung melakukan aksi sosial dengan mendonasikan sejumlah buku bacaan untuk pembentukan Taman Baca Pena Bersaudara di Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Luwuk Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.

“Pemberian donasi buku bacaan ini sebagai bentuk kepeduliaan dan kecintaan Mata Alam pada Bangsa Indonesia. Kita menyadari bahwa literasi itu penting, sehingga kami sangat antusias mendukung Pena Alam dalam mendirikan Taman Baca untuk masyarakat di Batui Selatan,” tutur Wandi, Ketua Umum Mata Alam Unfari Bandung

Saat diwawancarai di sebuah tempat wisata Batu Templek Cisanggarung Kecamatan Cimenyan, Kota Bandung pada Sabtu, 12 Desember 2020,  pengurus Vertical Rescue Indonesia, Roki Saputra, mengatakan bahwa dia sangat berterima kasih kepada Mata Alam Unfari Bandung atas donasi buku bacaannya. Buku tersebut nantinya akan langsung dikirim ke Batui Selatan dan akan dikelola oleh teman-teman Pena Bersaudara.

Dibentuknya Taman Baca Pena ini atas dasar kesadaran bahwa literasi itu sangat penting bagi masyarakat Indonesia.

“Selain penyerahan donasi, juga sebagai bentuk anjangsana atau silaturahmi antara Mata Alam Universitas Al-Ghifari Bandung dengan Pena Bersaudara dan Vertical Rescue. Momen ini juga diharapkan menjadi awal yang baik untuk menjalin kemitraan yang sinergis, dan tentunya dapat bekerja sama dalam kegiatan-kegiatan kepecinta alaman,” ungkap Wandi.

Seperti yang telah diketahui bahwa literasi itu penting dalam membangun peradaban Bangsa Indonesia, UNESCO menyebutkan, Indonesia berada pada urutan kedua dari bawah soal literasi dunia, artinya minat baca Indonesia masih sangat rendah.

Rendahnya minat baca ini menurut Indeks Aktivitas Literasi Membaca (Alibaca) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) disebabkan kurangnya akses, terutama untuk masyarakat Indonesia yang berada di daerah terpencil. Sehingga apa yang dilakukan Pena Bersaudara dalam mendirikan Taman Baca di Batui Selatan sangatlah patut diapresiasi dan diperjuangkan.

Teman-teman Mata Alam Universitas Al-Ghifari juga berpesan, sekaligus mengajak teman-teman mahasiswa di Indonesia agar sama-sama membangun negeri ini dengan semangat persatuan dan tetap menjaga prinsip-prinsip keadilan sosial. Karena keistimewaan seorang mahasiswa adalah ketika mengabdikan dirinya pada masyarakat.

Kontributor || Wandi Wahyudi, WI 200223

Editor || Jelita Sondang Samosir, WI 170020

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: