Mengulas Senyum Peserta Coaching Wartapala Indonesia 2019

"Event Tahunan persembahan media Wartapala Indonesia untuk peningkatan kapasitas Humas Organisasi Pencinta Alam Indonesia. Tahun 2019 Coaching and Mentoring mengambil tema Foto Cerita berkolaborasi dengan LKBN Antara, Eiger dan Loop Station."

Foto Cerita,
Dibalik Tema Event WI 2019

Jaraknya sangat dekat, namun hanya untaian doa yang sanggup dirapalkan. Langit kota Pahlawan masih menggaris putih kala gawai mengantarkan pesan. "Kami berangkat," pamit singkat melepas Staf Wartapala Indonesia menuju jantung kota.

Sekitar 90 menit, kendaraan aplikasi karya anak bangsa memindai mereka dari kantor pusat WI hingga depan patung Sura dan Baya. Berjalan ke barat deru mesin semakin tak terdengar raungannya, berganti dering bel sepeda sahutan menyapa. Sorak riang anak dan hentak sepatu pelari turut mengudara, semua berpadu indah di bawah rindang pohon kota.

Selintas suasana itu mengelindankan saya pada kota-kota maju di Eropa. Di mana warganya lebih memilih bergaya hidup sehat dengan bersepeda sebagai moda transportasi favorit. Sungguh butuh kesadaran tinggi serta keberanian menekan gengsi. Hal ini coba diedukasi pada warga kota terbesar kedua di Indonesia.

Hari ini Minggu, 8 September 2019 jalan protokol Ahmad Yani Surabaya detaknya bersahaja. Sudah menjadi aturan perda tiap Minggu pagi pukul 06.00-10.00 WIB dilaksanakan Car Free Day (CFD). Tengok seberang Taman Bungkul, warna ramai mencolok. Berkibar spanduk oranye bertulis Eiger, merah maron bertulis Antara dan merah magenta bertulis Loop.

Diantara dua pilar masuk Loop Station, terpampang banner dalam balutan warna teal. Bertulis "Selamat Datang Peserta Coaching and Mentoring for Public Relations of Pencinta Alam". Lantunan tembang Sebusur Pelangi dibawakan langsung oleh Loop Band secara akustik menyambut kehadiran peserta yang antri menyemut.

Jumlah Peserta 50 Orang
Perwakilan Humas
OPA/Mapala/Sispala
23
Orang
Perwakilan Jurnalis
Wartapala Indonesia
10
Orang
Perwakilan Humas
Eiger Store
15
Orang
Perwakilan Freelance
2
Orang
95%
Peserta Terdaftar
Menghadiri Event

Merekalah peserta coaching and mentoring WI 2019. Datang untuk meningkatkan kapasitas kehumasan. Terdiri dari 50 humas perwakilan organisasi Pencinta Alam di Indonesia, diantaranya ;

WWF Surabaya, MAHAPASTI Yogyakarta, MAPALA TURSINA Malang, METALA Surakarta, IMMPA UNIM Mojokerto, EIGER MERR Surabaya, KMPLH FARKA Jakarta, MAHAKUPALA Kuningan, KPA AKAR RINJANI Lombok, WIJA Bogor, KAMAPALA UPGRIS Semarang, SWAPENKA Jember, HPPA CAKRAWALA STT PLN Jakarta, SEMAR RELAWAN Sidoarjo, MAWAPALA Semarang, HIMAPALA ALAS TUO Bojonegoro.

PLH SIKLUS ITS Surabaya, OPA GANENDRA GIRI POLINEMA Malang, WIJA Mojokerto, EIGER BASRA Surabaya, WIJA Trenggalek, HIMAPALA UNESA Surabaya, IKAPALA Sidoarjo, EIGER MANYAR Surabaya, NIRWANA PALA INDONESIA Blitar, SIPADABELS Surabaya, MAPALIPMA Banyuwangi, WIJA Bandung, MAPALA PALASDHIKA Surabaya, DIMPA UMM Malang, WIJA Bangkalan, KOMPAAS Surabaya, WIJA Tangerang, MPA JONGGRING SALAKA Malang.

MAPALSA UINSA Surabaya, BHIRASWARA UNMER Madiun, EIGER TP2 Surabaya, WIJA Makassar, MPA GHUBATRAS Madura, WIJA Gresik, EIGER DELTA Surabaya, MAPALA UMAHA Sidoarjo, MAPALA DEWANTARA Trenggalek, HIMPAS VIGNECVARA Malang, EIGER SIDOARJO, UKM C3 Madura, EIGER Royal Surabaya, WIJA Pontianak, EIGER GRESIK, URBAN CARE Surabaya, EIGER SUN CITY Sidoarjo, WIJA Lampung.

Langsung saja menjelajah! Berbekal tustel maupun gawai peserta coaching berkesempatan merasakan pengalaman menangkap geliat aktivitas CFD. Berharap menemukan momen unik, peserta keluarkan semua ekpresi kebebasan. Demi mendapat sepotong kisah dalam bingkai foto cerita.

Pukul 10.00 WIB peserta memasuki lantai 2 Loop Station. Wellcome speech dari Nur Khafidhoh memberi sapaan hangat kepada semua peserta. “Siaplah terpesona, kami akan melayani Anda sebagai mitra strategis media Wartapala Indonesia,” ungkapnya. Pemred WI, Puspita Ningtyas Anggraini menjelaskan program kali ini merupakan hasil assessment departemen penelitian dan pengembangan WI dalam mencari materi yang paling dibutuhkan oleh Humas OPA.

Ekhwina selaku master of ceremony acara membawakan alur kegiatan menjadi slow and flow. Sesi kedua riview hasil hunting foto menjadi materi ruang yang ditunggu peserta. Dari sini peserta langsung mengevaluasi karya dengan bimbingan mentor.

Memasuki sesi ketiga, materi disampaikan mendalam oleh Zabur Karuru LKBN Antara. Peserta diajak berfikir tentang bagaimana sebuah foto bisa berbicara. Terlebih rangkaian foto yang saling terkait bisa menggambarkan serangkaian peristiwa di dalamnya, sehingga foto-foto tersebut dapat bercerita.

Tentu materi yang telah disampaikan harus langsung diaplikasikan agar semakin mengena. Sesi berikutnya memasuki praktik kedua membuat foto cerita. Peserta dibagi menjadi lima kelompok untuk melakukan serangkaian proses pembuatan foto cerita. Spot area masih sekitaran area Taman Bungkul. Meski aktifitas CFD telah usai, justru membuat peserta semakin jeli memilih peristiwa untuk diangkat sebagai foto cerita.

Sebelum memasuki sesi kelima, kembali gelontoran eksklusif gift produk Eiger bernilai jutaan diberikan pada peserta. Tak tanggung, tiap peserta dipastikan mendapat produk. Bahkan peserta dipersilahkan memilih produk sesuai kebutuhannya.

Riview hasil hunting menjadi sesi akhir coaching foto cerita. Hasilnya tak terduga, peserta cukup memberikan perbedaan karya yang signifikan dibanding hasil hunting pertama dengan aktifitas CFD masih menggeliat. Artinya mereka mulai memahami bagaimana membuat foto cerita meski dengan sedikitnya peristiwa yang bisa diangkat.

Puspita Ningtyas Anggraini (kiri) Nur Khafidhoh (Kanan)

Eksklusif,
Melayani Kebutuhan Humas

Bagi Puspita Ningtyas Anggraini selaku Pemred WI, banyak diantara peserta yang menyampaikan betapa puasnya mereka mengikuti acara. Meski beberapa sempat menyangsikan kualitas helatan acara yang digelar secara gratis, faktanya WI kembali berhasil menampis hal tersebut. "Gak habis-habis dibuat terkejut sama WI," kata Puspita menirukan komentar Vita salah satu peserta coaching dari Jakarta.

Selain peningkatan kapasitas Humas OPA, kegiatan ini diharapkan menambah kepedulian dan kecintaan peserta kepada alam dan lingkungan. "Dengan mengaplikasikan praktiknya melalui tulisan, kelak coretan tersebut menjadi sejarah dan pengingat bagi anak cucu kita," imbuh jurnalis Jawa Pos grup tersebut.

Sedangkan menurut Nur Khafidhoh selaku Dirut WI, semangat melayani merupakan jiwa yang dibangkitkan kepada Stafnya dalam membangun WI. "Menggratiskan semata pelayanan WI kepada Humas OPA sebagai mitra, meski begitu kami tetap mempertimbangkan kualitas acara. Mulai dari pemateri langsung kami datangkan dari kalangan praktisi, hingga pembatasan kuota yang semata untuk memberikan pelayanan eksklusif kepada peserta."

Bagaimana dengan follow up pasca acara? "Kami menyiapkan mentoring unlimited bagi peserta. Staf redaksi WI sudah kami persiapkan menjadi mentor bagi peserta untuk berdiskusi bahkan memberi coaching jarak jauh. Kami juga membuka kesempatan bagi peserta yang ingin bersua kembali untuk hunting bersama," tambahnya.

Sebagai media partner Pencinta Alam Indonesia, kedepannya jajaran pengurus WI akan terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi Humas OPA di Indonesia. Caranya dengan terus melakukan riset serta berani memberikan gebrakan baru dalam peningkatan kapasitas mitra.

Zabur Karuru

Percaya Ketika
Pengalaman Berbicara

Sebuah penghargaan bagi peserta adalah mendatangkan pemateri ahli di bidang foto cerita. Bekerjasama dengan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Zabur Karuru seorang jurnalis foto cerita dihadirkan memberi yang terbaik untuk peningkatan kapasitas peserta.

Dukungan PT Eigerindo MPI terhadap media Wartapala Indonesia juga sangat besar. Setiap kali gelaran event dalam rangka peningkatan kapasitas Humas OPA di Indonesia, Eiger selalu menjadi sponsor eksklusif. Melalui pelatihan ini, PT Eigerindo MPI menempatkan diri sebagai most responsibility outdoor gear company.

Diharapkan, dengan meningkatnya kapasitas Humas OPA di Indonesia, akan semakin dapat berbicara banyak dalam upaya pelestarian alam di Indonesia. Semoga.

Reporter
Amita Pradana Putra
Fotografer
Dala Ria
Videografer
Narendra, Gagah
Editor
Nindya Seva Kusmaningsih
Desainer &
Ilustrator
Wildan, Nur Fadlilah Palestine