HPSN 2021, WCD Surakarta Giat Bersih Sungai Bengawan Solo

Caption foto: WCA saat melakukan giat aksi bersih sampah disepanjang jalur sungai Bengawan Solo (WARTAPALA INDONESIA/Abdul Aziez, WI 200059) 

Wartapalaindonesia.com, SURAKARTA – Dalam rangka memperingati hari peduli sampah nasional (HPSN) 2021 yang tahun ini jatuh pada hari minggu, 21 Februari 2021, world clean up day (WCD) Kota Surakarta lakukan gerak bersih sampah di area parepet wall sungai bengawan solo.

Dengan bekerja sama dengan SIBAT, PMI Solo, JOKALIBE,Tim Gorong gorong putra bengawan, BANSER dan Perum Jasa Tirta masing masing mengirim delegasinya untuk turut hadir memperingati hari peduli sampah nasional 2021.

Mengingat kondisi masih dalam suasana pandemi COVID-19 kegiatan ini hanya di khususkan untuk internal saja dan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) sesuai aturan pemerintah.

Event kali ini merupaka salah satu fre event dari world clean up day 2021 yang bertepatan dengan hari HPSN 2021. Dimana kegiatan ini bertujuan untuk mengenang tragedy TPU Luewigajah, Kota Cimahi, Jawa Barat tepat 21 februari 2005 silam yang telah merenggut 147 korban dan menghapus 2 desa dari peta.

Terlihat dalam aksi bersih sampai di sepanjang jalur sungai Bengawan Solo tumpukan sampah dibungkus menggunakan plastik hitam.

“Gerakan yang di inisiasi pertama kali oleh Let’s do it Fondation di Negara Estonia pada 2008, sedangkan Indonesia sudah tersebar di masing masing daerah, sedang kami berada di Provinsi Jateng dan berada di Kota Surakarta, bergerak di bidang lingkungan terutama memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan terkhusus dari sampah,” jelas murni selaku leader WCD Kota Surakarta.

Dirinya juga menjelaskan kondisi pada saat ini tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan khususnya sampah masih tergolong minim, dan semoga dengan gerakan gerakan seperti WCD mampu men stimulan serta memberikan efek kebaikan.

“Tidak di naifkan bahwa persoalan banjir yang terjadi di Indonesia bukan permasalahan curah hujan yang tinggi melainkan ada sebab masyarakat belum semuanya sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sekitarnya terutama masalah sampah,” terangnya.

Ditambahkan, salah peserta kegiatan HPSN 2021 mengatakan bahwa dirinya sangat senang bisa hadir bersama masyarakat didalam aksi bagaimana cara menjaga dan peduli terhadap lingkungan terutama masalah dibidang sampah.

“Saya senang bisa ikut andil dalam kegiatan ini dan langsung edukasi kepada masyarakat bagaimana pentingnya menjaga lingkungan hidup. Dan kegiatan ini harus selalu continue di berikan, karena sampah yang kecil ini bisa mengakibatkan bencana alam (banjir),” pesan murni di akhir sesi acara.

Turut hadir dalam agenda world clean up day kota Surakarta Roiz selaku leader world clean up day Jawa Tengah yang tahun kemarin menjadi leader Kota Surakarta dan Santi Punty Dewi selaku Sekjen Pusat World Clean up Day Indonesia.

Kontributor || Abdul Aziez, WI 200059

Editor || Soprian Ardianto, WI 200136

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: