Latgab Caving Jabodetabeka Adakan Diskusi

Caption foto: Kegiatan Latgab Caving Jabodetabeka saat susur gua. (WARTAPALA INDONESIA/ Oktavian Ardiansyah)

Wartapalaindonesia.com, TANGERANG – Pusing dengan tugas kuliah yang numpuk dan tidak bisa pergi untuk berpetualang? Apalagi bagi Latgab Caving Jabodetabeka yang di dalamnya terdiri dari orang-orang memiliki hobi menelusuri gua. Hal yang berat bukan jika harus di rumah saja?

Namun, siapa bilang di rumah saja tak bisa berbuat apa-apa?

Latgab yang terdiri dari beberapa organisasi seperti Mapala, KPA, dan kelompok penelusur gua lainnya ini punya solusi terbaik untuk mengatasi kondisi tersebut. Semakin canggihnya teknologi dan kemudahan akses berkomunikasi, berbagai aplikasi dimanfaatkan untuk mengisi waktu luang dengan hal positif yang tentunya untuk menambah pengetahuan dan wawasan.

Program diskusi online ini diinisiasikan oleh teman-teman Latgab Caving. Diskusi tersebut memiliki tujuan sebagai wadah sharing informasi dan berkumpul untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan penelusuran goa baik dalam teori maupun prakteknya.

“Kali ini Latgab Caving Jabodetabeka mengadakan diskusi caving lewat aplikasi berbasis online, sebagai ajang silahturahmi juga sama teman yang lain karena sudah lama tidak bertemu,” ujar Tepus, ketua Latgab Caving Jabodetabeka.

Materi diskusi kali ini membahas tentang manajemen penelusuran gua dan manajemen resiko penelusuran gua. Pemateri diskusinya yaitu Agra (Bagong) dari Mapa Gunadarma.

Tujuan pembahasan ini adalah saling bertukar informasi dan persamaan persepsi dalam kegiatan penelusuran gua yang akan dilakuka. Khususnya bagi teman-teman Latgab Caving Jabodetabeka untuk mengurangi resiko bahaya dalam menelusuri gua.

Wajar saja, awal tahun 2020 cuaca kurang bersahabat untuk kegiatan penelusuran gua. Curah hujan tinggi menjadi salah satu faktor bahaya resiko yang akan dihadapi bagi para penelusur gua (caver). Jika cuaca buruk maka sewaktu-waktu air hujan dapat memasuki dan memenuhi lorong gua, kondisi ini dapat membahayakan caver.

Diharapkan dengan adanya diskusi online ini teman-teman semua dapat mengetahui informasi dan saling belajar satu sama lainnya. Program ini tentunya akan berjalan terus ke depan dengan materi diskusi yang berbeda-beda pada setiap kesempatanya.

Latgab Caving Jabodetabeka masih terus mengajak teman-teman di luar sana yang memiliki hobi menelusuri gua untuk bergabung dan terlibat di dalamnya, baik kegiatan di luar ruang maupun kegiatan lainnya.

Kontributor || Oktavian Ardiansyah, WIJA Tangerang Selatan

Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: