Melindungi dari Agresi Raja Bintang saat Berkegiatan Outdoor

Caption foto: Pegiat Alam saat lakukan kegiatan outdoor di gunung Penanggungan, Mojokerto. (WARTAPALA INDONESIA/ A. Phinandhita P.)

Wartapalaindonesia.com, FEATURE – Tanpa disadari, kulit wajah Anda terkena berbagai masalah seperti flek hitam, kerutan, jerawat, hingga kulit kusam dan gosong selepas melakukan kegiatan outdoor. Hal tersebut akibat sering terpapar sinar matahari secara langsung. Bagaimana pemaparannya?

Pentingnya Tabir Surya Saat Berkegiatan Outdoor

Kita pahami jika sinar matahari menghasilkan dua jenis sinar ultra violet, yaitu ultra violet A (UV A) dan ultra violet B (UV B). Jenis ultra violet UV A inilah yang harus diwaspadai karena dapat menembus kaca dan mengakibatkan penuaan dini dan berbagai masalah pada kulit.

Perubahan Mindset Pegiat Alam Bebas

Sebelumnya mari kita apresiasi dan rayakan tumbuhnya kesadaran Pegiat alam bebas dalam menerapkan prinsip safety first dan preparation saat berkegiatan outdoor. Pada dewasa ini, kesadaran tersebut dapat dikatakan beranjak menuju level lebih baik.

Salah satunya, sebutlah tentang pengaplikasian tabir surya saat melakukan kegiatan alam bebas. Detail kesadaran ini akan berbanding lurus dengan tingkat jam terbang Pegiat alam bebas tersebut. Semakin tinggi jam terbang maka akan semakin sadar akan harga sebuah keselamatan.

Jika dahulu hanya sebagian saja pegiat alam bebas yang menyadari pentingnya pengaplikasian tabir surya. Pasalnya pada mindset sebagian Pegiat alam bebas hal tersebut bukan perkara penting dan terlalu feminim untuk sebuah kegiatan maskulin tingkat tinggi. Kini?

Berangkat dari pengetahuan bahwa paparan sinar matahari dapat menyebabkan efek negatif untuk kulit, di antaranya menyebabkan kerusakan lapisan epidermis kulit, penuaan dini, hingga munculnya sel-sel kanker.

Dengan paparan bahaya seperti itu, naif jika kita masih meremehkan. Dan nampaknya kurang masuk akal mungkin juga hipokrit jika kita berkata menghargai alam sebagai bagian dari diri kita sendiri.

Apalagi kesehatan merupakan asset berharga dalam hidup yang hendaknya tidak luput perhatian. Maka Anda yang suka tantangan, saya menantang Anda untuk menjaga kesehatan kulit wajah Anda saat berkegiatan alam bebas.

Permasalahan Kulit Akibat Paparan Sinar Matahari

  1. Sinar UV menyebabkan wajah menjadi kering

Ada data yang menyebutkan bahwa kadar air dalam kulit akan berkurang walaupun hanya terkena sinar UV selama 20-30 menit. Apabila saat itu Anda tidak menggunakan produk tabir surya, kulit akan terkena dampak dari sinar UV meskipun hanya dalam waktu sepuluh menit yang terbilang sebentar.

Apabila kandungan air di dalam kulit berkurang, sel lapisan terluar kulit akan sulit untuk berkembang. Hal ini mengakibatkan menurunnya fungsi pelindung kulit Anda sehingga kulit menjadi kering. Sel kering yang berada di lapisan terluar epidermis akan bertambah jumlahnya dan menyebabkan tekstur kulit menjadi kasar.

Dari situ, kulit bisa terjebak dalam siklus buruk yang mana kulit yang kasar akan membuat wajah terlihat gosong dan meradang akibat sinar UV.

  1. Sinar UV menjadi penyebab timbulnya flek dan bintik-bintik pada wajah

Ketika wajah terbakar sinar matahari, kulit bagian dalam akan menghasilkan melanin. Apabila melanin tidak bisa disekresi dengan baik, kulit akan terus-menerus berupaya memproduksi melanin dan membuat melanin tersebut mengakar pada kulit bagian dalam. Hal ini mengakibatkan munculnya flek dan bintik-bintik pada wajah.

Di samping itu, tubuh memproduksi hormon luteinizing lebih banyak dari biasanya saat wanita mengalami menstruasi. Karena hormon luteinizing ini memiliki fungsi yang dapat meningkatkan kepekaan terhadap sinar UV, kulit Anda menjadi lebih mudah terbakar.

Cara Melindungi Wajah dari Agresi Sinar Matahari Saat Berkegiatan Outdoor

Pertama, mengetahui waktu berbahaya terpapar sinar matahari,

Ketahui musim, ambillah musim kemarau. Matahari pada pukul 10:00 hingga pukul 15:00 akan mengeluarkan cahaya dan panas yang maksimal.

Jika tidak memungkinkan untuk menghindari sinar matahari pada jam-jam tersebut, sebaiknya menggunakan produk pelindung kulit agar kulit tidak terbakar sinar matahari.

Kedua, menggunakan pakaian pelindung dari sinar matahari,

Saat bekegiatan outdoor, kita disarankan mengenakan pakaian panjang untuk melindungi tubuh. Khusus untuk wajah, kita bisa gunakan topi, kacamata, buff bahkan payung jika diperlukan.

Ketiga, memanajemen waktu jeda berteduh,

Kulit manusia akan mengalami kerusakan hanya dalam waktu 15 menit saja saat menerima paparan sinar matahari tanpa ada perlindungan sama sekali.

Jika harus berada di luar ruangan yang terik dan tidak sempat membekali diri dari agresi paparan sinar matahari maka segeralah berteduh di tempat yang aman seperti di bawah pohon atau sebuah shelter setiap 15 menit.

Keempat, mencukupi asupan nutrisi,

Selain memperbanyak minum air putih, usahakan perbanyak konsumsi buah dan sayur yang mengandung air, antioksidan, asam lemak, omega-3, beta karoten, serta vitamin dan mineral.

Berikut contoh makanan yang dapat melindungi kulit dari sinar UV: blueberry, semangka, kacang-kacangan, wortel, teh hijau, sayuran berdaun hijau seperti kol.

Kelima, mengaplikasikan tabir surya,

Cara paling ampuh untuk melindungi kulit dari sinar matahari adalah dengan menggunakan sunscreen/sunblock atau produk skincare yang tepat dengan jenis kulit.

Tips Pemilihan Tabir Surya untuk Berkegiatan Outdoor

Pertama, tentu kenali jenis kulit kita sendiri terlebih dahulu, lebih baik lagi jika kita dengan sengaja datang konsultasi ke ahlinya dalam hal ini dokter kulit.

Kedua, kita bisa ikuti rekomendasikan dari para dokter, dimana memilih produk sunblock atau sunscreen yang diperlukan dalam kegiatan outdoor memiliki kandungan minimal 50 SPF dengan penggunaan pelembab terlebih dahulu.

Ketiga, khusus kegiatan outdoor yang menggunakan media air. Disarankan memilih tabir surya yang waterproff.

Memahami Kandungan SPF dan PA Sesuai Keperluan

Saat membeli produk sunscreen, mungkin banyak dari Anda yang sering melihat tulisan “SPF” dan “PA” di kemasan produk. Namun, tak banyak dari kita yang mengetahui arti atau perbedaan dari kedua komponen tersebut. Berikut ini adalah perbedaannya;

SPF: Komponen dengan indikator yang memblokir sinar UVB. SPF mampu mencegah kulit Anda dari terbakar matahari (sunburn).

PA: Komponen dengan indikator yang memblokir sinar UVA. PA akan mencegah kulit Anda mengalami perubahan warna menjadi cokelat (suntan) akibat matahari.

Ketika mendapat paparan sinar ultraviolet yang kuat, kulit kita akan berubah kemerahan atau menjadi lecet. Yang menjadi penyebab utamanya adalah sinar UVB. Kondisi demikian disebut sunburn atau kulit terbakar matahari karena terpaan sinar ultraviolet.

Kulit yang merah meradang ini akan terasa pedih dan berlangsung hingga beberapa hari. Memang pada akhirnya kulit Anda akan terkelupas dan sembuh dari sakit, tetapi kulit Anda akan menghitam. Kondisi demikian disebut suntan dan penyebab utamanya adalah sinar UVA.

Rekomendasi Produk Tabir Surya

Loreal UV Perfect Matt Sunscreen SPF 50: Dibanderol pada kisaran harga Rp 150 ribuan, tak heran bila kualitas memang sepadan dengan harganya. L’oreal sunscreen SPF 50+ dirancang agar penggunanya tak perlu repot mengaplikasikan setiap 2 jam sekali.

Karena produk ini memiliki proteksi formula yang bisa bertahan hingga 12 jam. Sehingga tidak perlu repot mengoles setiap saat. Teksturnya juga ringan dan tidak terasa lengket atau berminyak di kulit.

Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50: Produk sunscreen dari Biore menawarkan kisaran harga Rp 100 ribuan. Biore UV Aqua Rich Watery Essence menjadi produk sunscreen favorit saat ini. Sunscreen satu ini mampu melindungi kulitmu dari cahaya matahari dengan perlindungan hingga SPF 50.

Bertekstur gel yang melindungi kulit dari sinar UV untuk jangka waktu yang lama. Selain itu formulasi watery capsule, membuat sunscreen ini nyaman dikulit juga antiair dan antikeringat sehingga tidak akan mudah luntur.

Untungnya, bahan-bahan kosmetik sunscreen Biore UV terbuat dari bahan alami, seperti royal jelly dan ekstrak jeruk agar kulit lembap dan terhidrasi.

Nivea Sun Protect & Moisture: Dibanderol kisaran harga Rp.150 ribu, berbeda dari yang lain, produk sunscreen dari Nivea ini hadir dengan kemasan spray. Sehingga sangat praktis dan cocok dibawa saat traveling. 

Sunscreen ini juga waterproof, jadi kalau mau dipakai sebelum berenang juga sangat pas. Sunscreen Nivea ini juga bisa bertahan selama 24 jam, jadi gak perlu re-apply.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Tabir Surya

Mengoles ulang tabir surya, jika Anda menghabiskan waktu seharian di luar ruangan yang rentan terkena sinar UV. Dalam kondisi seperti ini, tabir surya yang sudah dioleskan di kulit akan mudah luntur terkena keringat yang mengucur atau terhapus saat Anda mengelap keringat. Oleh karena itu, oleskan kembali produk tabir surya tiap 2-3 jam sekali.

Nilai SPF dan PA yang tertera di tiap produk tabir surya dihitung berdasarkan perkiraan saat mengoleskan produk tabir surya, yaitu 2 mg untuk tiap 1 cm persegi luas permukaan kulit. Dengan berjalannya waktu, ada kalanya produk ikut luntur. Oleh karena itu, jangan lupa melakukan pengolesan ulang dengan memperhitungkan waktu dari sejak terakhir kali Anda mengoleskannya.

Setelah kemasan dibuka, pemakaian produk tabir surya sampai habis dalam kurun waktu tertentu sebetulnya berbeda-beda tergantung pada produk dan pemakaiannya. Namun, pada umumnya produk tabir surya dapat bertahan selama 6 bulan hingga 1 tahun setelah kemasannya dibuka.

Akan tetapi, tentunya produk dalam kondisi yang masih baru akan lebih unggul dari segi apa pun. Produk yang tersisa di dalam kemasannya lama-kelamaan akan teroksidasi. Oleh karena itu, hindari pemakaian yang terlalu lama untuk satu buah produk tabir surya.

Mensiasati pemakaian mubadzir, kita bisa berbagi tabir surya dengan rekan seperjalanan.

Mengoleskan tabir surya dengan benar, tuangkan lotion tabir surya secukupnya di telapak tangan, lalu oleskan di kedua pipi, kening, hidung, dan dagu. Setelahnya, oleskan sampai merata ke seluruh permukaan wajah. Apabila Anda tidak menggunakan foundation setelahnya, ulangi sekali lagi pengolesan produk seperti cara tadi. Oleskan secara berulang mulai dari area wajah yang mudah terbakar yaitu pipi.

Jangan lupa melindungi bagian leher. Tuangkan produk secukupnya di telapak tangan, lalu oleskan mulai dari leher sampai bagian belakang leher di beberapa tempat. Kemudian, ratakan produk tabir surya dengan mengoleskannya secara melebar. Langkah terakhir adalah mengoleskan dari arah bawah ke atas secara lembut dan berhati-hati.

Oleskan secara merata kebagian badan yang terlihat. Untuk penggunaan ke badan, oleskan dengan menyentuhkan langsung mulut kemasan produk tabir surya ke kulit Anda. Apabila dituangkan dahulu ke telapak tangan, porsi produk yang terambil hanya sedikit sehingga menyebabkan pengolesan tidak merata di seluruh permukaan tubuh.

Apabila Anda ingin mengoleskan produk tabir surya secara melebar, oleskan dengan menggerakkan tangan seperti sedang membuat lingkaran.

Tangan adalah bagian tubuh yang mudah terbakar. Sebetulnya, tangan adalah bagian tubuh yang paling mudah terbakar, lho! Untuk pengolesan di area lengan, oleskan dari pangkal lengan sampai ujung jari. Sela jari, jempol, dan kelingking adalah bagian tangan yang sering lupa dioleskan dengan produk tabir surya. Oleh karena itu, jangan lupa untuk mengoleskan di bagian-bagian tersebut juga.

Kesimpulan

Pentingnya tabir surya tidak bisa kita sepelekan begitu saja, namun opini dan produk yang kami sarankan belum tentu cocok dan pas untuk diri Anda. Alangkah bijak jika sebelum memilih produk, untuk berkonsultasi ke dokter dan penggunaannya disesuaikan kondisi Anda.

Referensi

Anonim. 2020. 10 Rekomendasi Sunscreen/Sunblock Terbaik (Terbaru Tahun 2020). https://my-best.id/. (diakses 26 Februari 2020)

Kontributor || A. Phinandhita P., WI 150001

Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: