Menara Masjid Jadi Sasaran Peran Penggiat Alam

Caption foto: Para pemanjat tebing saat lakukan aksi bersih-bersih menara Masjid. (WARTAPALA INDONESIA/ Aditya Pratama Febriono)

Wartapalaindonesia.com, TANGERANG SELATAN – Kegiatan alam bebas dengan berbagai macam medan meliputi hutan, gunung, laut maupun udara adalah tempat favorit bagi mereka para penggiat alam bebas. Meskipun cenderung suka berkegiatan di alam, penggiat alam bebas harus dituntut aktif berperan serta berkarakter dalam kehidupan sosial di lingkungan masyarakat.

Forum Potensi SAR Tangerang Selatan dengan berbagai elemen komunitas, organisasi, dan lembaga sosial, turut mengambil peran serta dalam lingkungan masyarakat, khususnya gerakan sosial.

Kegiatan ini digaungkan bukan hanya semata gerakan sosial saja tetapi sekaligus untuk mengambil simpati masyarakat. Para penggiat alam bebas juga bisa membantu dalam kegiatan sosial.

Khususnya para pemanjat tebing, mereka tak hanya mengimplementasikan kemampuannya di tebing saja tetapi juga memanfaatkan skill-nya untuk kegiatan sosial. Para pemanjat tebing ini unjuk aksi di tengah masyarakat dengan cara membersihkan menara Masjid. Hingga kini terdapat sebanyak 19 menara Masjid di Kota Tangerang Selatan yang telah dibersihkan.

Kegiatan sosial kali ini cenderung berbeda dari lainnya. Membutuhkan persiapan serta perencanaan yang matang karena berkaitan dengan faktor keamanan para pemanjat. Mulai dari asesmen dengan pihak–pihak terkait seperti Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan RT/RW lingkungan setempat.

DKM tidak memberikan izin dengan mudah pada kegiatan ini. Hal tersebut mengingat beberapa faktor sebagai bahan pertimbangan diantaranya seperti kondisi konstruksi menara, dan bagaimana prosedur keamanan diri pemanjat.

Dengan antusias panitia pelaksana dibantu dengan tim ahli profesional, serta berbekal pengetahuan pemanjat, kegiatan berjalan lancar dan tidak ada kecelakaan yang menimpa dalam kegiatan tersebut.

Adanya kegiatan ini, ke depannya diharapkan untuk semua pelaku penggiat alam bebas,baik pendaki gunung, pemanjat tebing ataupun pengarung lautan agar termotivasi dalam ikut berperan di lingkungan masyarakat sesuai dengan potensi dan kemampuan yang dimiliki.

Karena tidak menutup kemungkinan kita akan tetap hidup, tumbuh  dan bergerak di tengah kehidupan sosial masyarakat.

Kontributor || Aditya Pratama Febriono, WI 200209

Editor || Muda Lahir Ria, WI 170013

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: