Penanaman Pohon Ketapang di Pesisir Pantai Kayumalue Pajeko

Caption foto: Foto bersama saat penanaman pohon ketapang. (WARTAPALA INDONESIA/ Mohammad Tofan)

Wartapalaindonesia.com, PALU – Penanaman pohon ketapang ini memiliki manfaat dan tujuan untuk menjaga alam sekitar Pantai Kayumalue Pajeko pasca di terjang tsunami pada 28 september 2018 silam, tepatnya dua tahun lalu. Program ini digagas oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan.

“Kegiatan penanaman ini juga sebagai wujud kecintaan pada lingkungan yang dilakukan oleh lembaga kepemudaan, Remaja Islam Musholla (Risma) Ar-Rahman Kayumalue Pajeko, bekerja sama dengan Lembaga Mahasiswa Pecinta Alam Marabunta Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Tadulako (Untad),” tutur Yayat, Koordinator Risma Ar-Rahman.

Yayat mengatakan bahwa kegiatan penanaman ini juga melibatkan masyarakat. Kegiatan ini juga sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi sesama masyarakat Kayumalue Pajeko. Selain mempererat tali silaturahmi, diharapkan kegiatan ini supaya bisa menjaga lingkungan secara bersama-sama, agar alam sekitar pesisir pantai Kayumalue Pajeko tetap asri dan indah.

Seperti yang telah diketahui bahwa pohon ketapang memiliki manfaat sebagai peneduh dari matahari, menyerap polusi, meningkatkan konsentrasi dan lain sebagainya.

Teman-teman Risma Ar-Rahman dan Mapala Marabunta  juga berpesan, sekaligus mengajak masyarakat agar tetap lestarikan lingkungan sekitar dimanapun kita berada. Sebab lingkungan yang bersih dan asri adalah hadiah paling berharga untuk anak cucu kita semua

Kontributor || Mohammad Tofan, WI 200207

Editor || Danang Argantara, WI 200050

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: