Permasalahan Air Sungai Segah Berulang, Perlu Strategi Yang Berbeda

Caption foto: Tampak Sungai Segah. (WARTAPALA INDONESIA/ Cikra Wakhida)

Wartapalaindonesia.com, KALIMANTAN TIMUR – Pencemaran air Sungai Segah terjadi berulang sejak tahun 2018, yang menjadi perhatian khusus karena merupakan 10 issue strategis lingkungan hidup. Hal tersebut berdasarkan Laporan Kinerja instansi pemerintahan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur di tahun 2019.

Didukung dengan kajian analisis kualitas sedimen Sungai Segah di Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan, yang menyatakan bahwa sedimen air Sungai Segah telah tercemar oleh logam berat, terutama Cd dengan katagori tercemar sangat berat.

Pemerintah Kabupaten Berau di tahun 2018 membentuk peraturan perundang-undangan, yang mengatur tentang pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan di Kabupaten Berau dengan Peraturan Daerah Tentang TJSLP.

Bupati Berau sebagai Ketua Dewan Pengarah dalam struktur organisasi forum TJSLP memiliki tanggung jawab untuk terciptanya tujuan dari dibentuknya Perda tersebut, yaitu mewujudkan kepastian dan perlindungan hukum dalam pelaksanaan TJSLP secara terpadu dan berdaya guna.

Dijelaskan dalam Pasal 74 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, mengatur tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan bahwa Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan TJSLP.

Peraturan Bupati Berau Nomor 9 Tahun 2019, Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau, Bagian Kedua Paragraf 2 Tugas dan Fungsi dalam Pasal 12 UPT Laboratorium Lingkungan mempunyai tugas melaksanakan kegiatan operasional dan atau kegiatan teknis di bidang pelaksanaan pengujian dan analisis parameter kualitas lingkungan untuk pemantauan kualitas lingkungan hidup.

Dijelaskan juga pada Pasal 15 Kepala UPT Laboratorium Lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (1) huruf a, mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam penyelenggaraan kegiatan teknis operasional yang secara langsung berhubungan dengan pelayanan masyarakat dan atau kegiatan teknis penunjang yang mendukung pelaksanaan tugas Dinas pengelolaan laboratorium lingkungan dengan memimpin, merencanakan, mengorganisasikan, mengkoordinasikan, membina, mengendalikan, mengawasi, mengevaluasi dan mempertanggungjawabkan semua kegiatan UPT Laboratorium Lingkungan.

Dalam prakteknya, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan dengan ketentuan seharusnya menitikberatkan pada aspirasi masyarakat setempat yang disampaikan kepada Perusahaan.

Masyarakat yang memiliki keramba di bantaran sungai merasa cemas karena ikan-ikan mereka mati. Jika ikan-ikan mulai mati maka berkurang makanan yang dapat dikonsumsi masyarakat sekitar. Berkurangnya pH air di Sungai Segah membuat tidak aman untuk diminum masyarakat sekitar. Standar pH air minum yang dinilai baik adalah 6,5–8,5 sedangkan air Sungai Segah di bawah 6.

Hal ini membuat masyarakat Kota Tanjung Redeb, khususnya para pemilik keramba yang ada di bantaran sungai mulai cemas karena ikan-ikan mereka mati. Karena tidak mungkin untuk memindahkan semua ikan ke kolam yang ada. Tidak kalah penting dari dampak pencemaran air, manfaat air Sungai Segah sendiri mengalami penurunan pH air.

Pemutakhiran tindakan Bupati dari kesepakatan bahwa perusahaan yakni KLK Group segera membuat pengolahan air parit perkebunan sawit agar menghindarkan risiko menurunnya pH air, akibat yang telah disebutkan penelitian IPB. Selain itu, perusahaan sepakat untuk memberikan tambahan ganti rugi yang diajukan oleh masyarakat dengan jumlah yang akan dibicarakan lagi. Untuk hal ini nanti akan difasilitasi oleh Pemkab Berau.

Ditinjau dari peristiwa yang telah berulang, jika penanganan permasalahan dengan penyelesaian yang sama maka diperlukan ketegasan dan tindak lanjut lain untuk meyelesaikan pencemaran air Sungai Segah. Dengan tingkat prioritas dimasukkan dalam 10 issue strategis lingkungan hidup seharusnya juga mendapat penanganan yang khusus.

Kontributor || Cikra Wakhidah, WI 200069

Editor || Danang Arganata, WI 200050

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: