Rayakan Milad Ke-26 Mapala Mitapasa Selenggarakan MMEF dengan Bakti Sosial

Caption Foto: Penyerahan bantuan oleh Mapala MITAPASA. Rabu, (22/7).  (WARTAPALA INDONESIA/Nur Cholis).

Wartapalaindonesia.com, Salatiga– Penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia semakin hari semakin bertambah banyak.

Peta persebaran semakin meluas hingga ke pelosok desa. Padahal sebelumnya Covid-19 menyerang wilayah perkotaan dan kini telah menyebar ke wilayah pedesaan.

 Hal ini sesuai dengan yang disampaikan oleh pemerintah mengenai infografis persebaran Covid-19 di Indonesia yang selalu diupdate di web https://covid19.go.id/

Menanggapi peristiwa ini, bertepatan dengan perayaan Milad ke 26 tahun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala MITAPASA Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga mengadakan kegiatan Bakti Sosial.

Kegiatan ini bernama Mapala MITAPASA  Event Fusion (MMEF) (19/07).

Penyelenggaraan bakti sosial ini bertujuan untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19 sekaligus menumbuhkan jiwa sosial serta sikap peduli terhadap sesama manusia.

Lokasi tujuan terdampak Covid-19 terletak di Desa Gondang Slamet, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali dan RW 05 Kenteng Kelurahan Tegalrejo Kecamatan Argomulyo.

Awal mula kasus persebaran Covid-19 di Desa Gondang Slamet ini berawal dari prosesi lamaran salah satu warga yang bekerja di Semarang.

Saat berlangsungnya acara bersama tamu undangan dari tetangga sekitar, prosesi lamaran ini tidak mematuhi protokol kesehatan, akibatnya setelah beberapa hari dilakukan tes swab kepada tamu undangan didapatkan 20 orang terdeteksi positif corona. 

Selain di lokasi terdampak Covid-19, MITAPASA juga mengadakan bakti sosial di panti asuhan dan pondok pesantren yaitu Panti Asuhan Darul Hadlanah NU, Panti Asuhan Putri Aisyiyah Kota Salatiga, dan Pondok Pesantren Ittihadul Asna Salatiga.

Dalam kegiatan bakti sosial ini, MITAPASA membagikan sembako dan sayur mayur. 

Meskipun disituasi pandemi ini, MITAPASA tak henti-hentinya memberikan edukasi lingkungan meskipun secara virtual. 

“Meskipun sedang pandemi, kegiatan outdoor terbatas, kegiatan yang mengumpulkan orang banyak dibatasi 50 orang, kami tetap berusaha memberikan edukasi lingkungan meskipun hanya bisa secara virtual,” jelas Rizal Irkhamnanto, Ketua Umum Mapala MITAPASA.

Sebelum acara bakti sosial, pada perayaan ulang tahun ini terdapat kegiatan lain yaitu Khataman, dan diskusi online bertemakan “Perspektif Lingkungan dari Sudut Pandang Agama Islam dan Hukum Indonesia” (16/07).

Diskusi online ini diikuti oleh kurang lebih 75 peserta dari berbagai mahasiswa dan mapala melalui google meet.

Narasumber pada acara ini yaitu Fahmi Bastian, M. Pd. dari WALHI Jawa Tengah dan Imam Subqi, M. SI., M. Pd. dari dosen IAIN Salatiga sekaligus Pembina Mapala MITAPASA. 

 

Kontributor || Nur Colis, WIJA Salatiga

Editor || Dewi Ayu Ningtyas, WI 190042

 

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: