World Water Day, Water and Climate Change

Caption foto: Ekspedisi Acitya Meratus, salah satu sungai yang ada di pegunungan Meratus, yang menjadi sumber air bersih bagi masyarakat kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. (WARTAPALA INDONESIA/ Oktavian Ardiansyah)

Wartapalaindonesia.com, FEATURE – Tahukah kamu? Iya kamu? Tanggal 22 Maret diperingati sebagai hari apa?

Kamu harus tahu bahwa setiap tanggal 22 Maret adalah peringatan hari air sedunia (World Water Day). Tujuan dari diperingati hari air sedunia adalah untuk menyadarkan masyarakat dunia akan pentingnya air bersih dan pengelolaan sumber air yang berkelanjutan.

Peringatan hari air sedunia dimulai pada tahun 1993 dengan tujuan supaya masyarakat di dunia memberi dukungan untuk konservasi air dengan cara mengurangi penggunaan air kran yang berlebihan. Berdasarkan laporan United Nations Millineum Development Goals, secara global ada 783 juta orang di seluruh dunia yang belum mendapatkan akses sanitasi dan air bersih. Sedangkan kondisi sekarang menurut  PBB dapat dikatakan sebagai krisis air global.

Kenapa hal ini bisa terjadi?

Kalau berbicara tentang air pasti kita tidak akan terlepas dengan perubahan iklim yang saat ini terjadi yaitu Water and Climate Change. Perubahan iklim adalah salah satu penyebab yang paling besar terhadap ketersediaan sumber air untuk keberlangsungan hidup.

Berkurangnya ketersediaan air di bumi adalah dampak nyata dan konsekuensi yang harus diterima sebagai dampak dari perubahan iklim.

Apa penyebab perubahan iklim ?

Secara umum perubahan iklim disebabkan oleh hasil pembakaran bahan bakar fosil (batu bara, minyak bumi, gas, dan gas alam). Bahan-bahan bakar tersebut menghasilkan karbondioksida (CO2), gas rumah kaca yang utama inilah yang disebut dengan energi kotor.

Keserakahan manusia  juga merupakan akar dari permasalahan ini, penggunaan sumber daya alam yang berlebihan, pengalihfungsian lahan, deforestasi, degradasi hutan, pertambangan, dan kerusakan ekologis, inilah yang akan berdampak pada berkurangnya ketersediaan air bersih di muka bumi ini.

Disamping perubahan iklim, perawatan lingkungan menjadi bagian terpenting dalam mengusahakan dan mengelola sumber air. Di sisi lain, perbuatan baik yang kita lakukan terhadap lingkungan maka akan berdampak baik juga untuk kehidupan kita.

Apa solusi terbaik untuk menjaga ketersediaan air bersih ?

Hal terkecil yang bisa kita lakukan yaitu merawat dan memelihara lingkungan disekitar kita agar kualitas serta ketersediaan air bersih tetap terjaga, menggunakan air secukupnya untuk kehidupan sehari-hari, senantiasa untuk mengkampanyekan keperdulian terhadap sumber air bersih dan memiliki rasa keperdulian terhadap alam dan lingkungan.

Langkah terbesarnya adalah mendorong perbaikan kebijakan publik, negara harus didorong untuk memperbaiki regulasi yang berhubungan dengan pendistribusian air bersih, serta kebijakan-kebijakan yang dibuat harus berdasarkan prinsip keseimbangan ekologi dan bersahabat bagi lingkungan dan mahkluk hidup lainnya.

Negara juga harus didorong untuk memberi perhatian lebih kepada kelompok yang terpinggirkan, anak-anak, perempuan, serta masyarakat yang ekonominya lemah harus mendapatkan hak yang sama dengan masyarakat lainnya.

“Air, seperti agama dan ideologi, punya kekuatan untuk memindahkan jutaan orang. Sejak masa kelahiran peradaban manusia, orang-orang pindah untuk mendekatkan diri pada air. Orang-orang pindah ketika air terlalu sedikit. Mereka juga pindah ketika air terlalu banyak. Orang-orang melakukan perjalanan dengan menuruni air. Orang-orang menulis, menyanyi dan menarikannya. Orang-orang berkelahi atasnya. Dan semua orang, dimanapun setiap hari, memerlukannya,” dikutip dari tulisan Mikhail Gorbachev.

Kontributor || Oktavian Ardiansyah, WIJA Tangerang

Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: