WARTAPALA INDONESIA

Earth Hour Sidoarjo Suarakan Mulai #Beliyangbaik Melalui Program Jelajah Cafe

Wartapalaindonesia.com, EDUKASI – Pernahkah kamu memperhatikan dari mana produk kebutuhan sehari-harimu berasal? Berapa lama produk tersebut dapat kamu gunakan? Setelah dibeli, bagaimana dampaknya terhadap lingkungan? Apakah produk tersebut dapat diuraikan secara alami oleh mikroba yang ada di dalam tanah? Kemana perginya sampah tersebut? Dan tentunya masih banyak lagi hal-hal yang seringkali tidak kita perhatikan terkait pembelian produk.

Melalui acara Jelajah Cafe ke-4 yang diselenggarakan oleh Earth Hour Sidarjo ini, kita akan mengerti betapa banyaknya dampak lingkungan, sosial, dan berbagai sisi kehidupan kita yang dipengaruhi oleh pembelian produk dalam kehidupan sehari-hari.

Acara yang bersifat terbuka bagi semua orang ini bertujuan untuk mengkampanyekan hidup sehat, sederhana, ramah lingkungan,  dan bijak mengambil keputusan.

Muchammad Tamyiz S.Si., M.Si, sebagai pemateri pertama, memberikan pemahaman terkait gaya hidup anak-anak muda jaman sekarang yang cenderung konsumtif dan cuek terhadap lingkungan memiliki dampak buruk terhadap lingkungan. Oleh sebab itu, Ia mengenalkan agenda global internasional terkait pembangunan yang telah disepakati oleh PBB, yaitu MDGs dan SDGs.

MDGs atau Milennium Development Goalsdan SDGs atau Sustainable Development Goalsmenjadi gerakan yang cukup memberikan dampak positif terhadap kualitas kehidupan manusia. Dosen dari UNUSIDA ini juga menjelaskan bahwa peralihan MDGs ke SDGs adalah langkah yang tepat. Peralihan ini tampak dari perubahan tujuannya.

Sebelumnya, MDGs memiliki 8 tujuan, yaitu  menanggulangi kemiskinan, mencapai pendidikan dasar secara universal, mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS, malaria, dan penyakit menular lain, menjamin daya dukung lingkungan hidup, dan mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan.

Cukup berbeda dengan SDGs yang memiliki 17 tujuan, yang diantaranya adalah:

  1. Masyarakat tanpa kemiskinan
  2. Tanpa kelaparan
  3. Kehidupan sehat dan sejahtera
  4. Pendidikan berkualitas
  5. Kesetaraan gender
  6. Air bersih dan sanitasi layak
  7. Energi bersih dan terjangkau
  8. Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi
  9. Industri, inovasi dan infrastruktur ramah lingkungan
  10. Berkurangnya kesenjangan
  11. Kota dan pemukiman yang berkelanjutan
  12. Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
  13. Penanganan perubahan iklim
  14. Memanfaatkan secara berkelanjutan ekosistem lautan
  15. Memanfaatkan secara berkelanjutan ekosistem daratan
  16. Tercapainya perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh
  17. Kemitraan untuk mencapai tujuan.

Berdasarkan tujuan-tujuan yang ingin dicapai dari SDGs tersebut, dapat disimpulkan bahwa SDGs adalah kesepakatan pembangunan baru yang mendorong perubahan menuju arah pembangunan yang berkelanjutan, berdasarkan hak asasi manusia, dan kesetaraan untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup.

Perubahan menuju pembangunan yang berkelanjutan tentunya menjadi tanggung jawab bagi generasi muda saat ini. Oleh sebab itulah, Earth Hour tak pernah lelah menyuarakan gaya hidup yang ramah lingkungan kepada masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak muda.

Terbukti, melalui tagline #beliyangbaik, Earth Hour dapat menggerakkan anak-anak muda untuk meu memulai kehidupan yang lebih ramah lingkungan melalui pembelian produk yang bijak.

#Beliyangbaik adalah salah satu kampanye yang digaungkan oleh WWF melalui gerakan Earth Hour, salah satunya Earth Hour Sidoarjo. Melalui program ini, diharapkan para generasi muda mau ikut serta lebih teliti terhadap barang-barang apa yang diperlukan sesuai kebutuhan.

Kampanye #beliyangbaik ini terdiri dari beberapa point, yaitu: #beliyangperlu, #beliyangekolabel #beliyangawet #beliyanglokal dan #sampahkumaudibawakemana. Melalui kampanye ini juga, diharapkan para generasi muda mau menerapkan 3 M dalam kehidupan sehari-harinya.

3 M terdiri dari 3 kata, yaitu Mengenal, Meminta, dan Mengajak.  3 M ini adalah kesadaran diri untuk mengenali produk yang akan dibeli/digunakan, meminta para penjual/produsen untuk menjual produk-produk yang ramah lingkungan, karena ini menjadi hak konsumen,, dan mengajak orang-orang terdekat untuk lebih perduli dan cermat memilih produk ramah lingkungan yang digunakan sehari-sari.

Selain berbincang tentang gaya hidup anak-anak muda serta MDGs dan SDGs, Earth Hour  Sidoarjo juga memberikan materi khusus #beliyangbaik. Materi #beliyangbaik ini disampaikan oleh Violin Biru, salah satu anggota Earth Hour.

Tidak sampai di situ saja, acara Jelajah Cafe ke-4 yang dilaksanakan pada Minggu, 20 Januari 2019 pukul 10.00-13.30 WIB di Upnormal Cafe, Sidoarjo ini juga mengenalkan produk-produk ramah lingkungan yang tentunya bukan barang sekali pakai.

Sedotan berbahan dasar stainless, bambu dan goodie bag kain adalah salah satu produk yang diperkenalkan oleh Divisi Fundraising Earth Hour Sidoarjo kepada para peserta. Peserta yang aktif bertanya juga diberi hadiah sedotan berbahan dasar stainless dan kaos #beliyangbaik sebagai penghargaan.

Setelah kedua material selesai, maka sampailah pada susunan acara yang ditunggu-tunggu, ya itu membuat book note Dari bahan bekas. Sesuai namanya, book note ini dibuat dari bahan-bahan daur ulang, seperti kertas bekas yang salah satu sisinya masih kosongdan diberi cover yang berasal dari kemasan bekas makanan.

Peserta begitu antusias mengikuti instruksi dari panitia hingga selesai acara. Masing-masing peserta diminta untuk membuat satu book note dan diberi hiasan sesuai keinginannya. Tentunya setelah acara selesai, diharapkan pada peserta dapat menggunakan book note tersebut.

Tidak sampai di situ saja keseruan bersama mengikuti acara Jelajah Cafe ke-4, peserta juga dihibur oleh penampilan Stand up Commedy Sidoarjo yang disampaikan oleh Aldhio dan Beatbox Sidoarjo.

Wah, seru sekali kan acara Jelajah Cafe ke-4 bersama Earth Hour Sidoarjo?

Bagi kalian yang ketinggalan atau tidak bisa berpartisipasi mengikuti acara ini, kalian masih bisa mengikuti acara Jelajah Cafe yang selanjutnya yaa.

Karena Menurut Arji selaku ketua panitia, acara Jelajah Cafeé ini akan terus dilaksanakan untuk memberikan edukasi yang fun kepada para generasi muda di Sidoarjo dan sekitarnya.

Jadi, jangan sampai ketinggalan acara Jelajah Cafe selanjutnya yaa!!!

Kontributor || Nurlela Fatmawati

Editor || Amita Pradana Putra

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: