Eksekusi Sampah di Pantai Cemara

Anggota BWI Action Squad (BAS) Foundation bersama Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan ibu-ibu kuliner mengangkut sampah di Pantai Cemara pada hari Jum’at, (12/1/2018). (WARTAPALAINDONESIA/ BWI Action Squad Foundation)

Wartapalaindonesia.com, BANYUWANGI Eksekusi sampah Pantai Cemara, Dusun Pantai Rejo, Kelurahan Pakis, Banyuwangi dilakukan oleh BWI Action Squad (BAS) Foundation bersama Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan ibu-ibu kuliner Pantai Cemara pada hari Jum’at, (12/1/2018).

Tema yang diusung kali ini adalah “LET’S TAKE ACTION !”.

Sampah hasil perilaku masyarakat yang tidak sadar akan kebersihan sekitar lokasi wisata menjadi masalah baru bagi beberapa lokasi wisata di Banyuwangi,salah satunya Pantai Cemara.

picasion.com_de58394176c77addc91cf630da1cd1d2

Padahal petugas tak henti-hentinya melakukan himbauan agar membawa kembali dan membuang sampahnya di tempat yang sudah disediakan, akan tetapi masih banyak yang diselipkan di semak-semak pohon cemara.

Faktanya, sampah di pantai Cemara selama ini tidak pernah diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), melainkan dibakar di lokasi itu sendiri.

Perlu diketahui bahwa setiap harinya pengelola membayar proporsi sebesar 10% dari tiap tiketnya, akan tetapi hingga saat ini tidak ada bantuan atau sarana penunjang penanganan sampah.

Sudah bukan rahasia lagi, bahwa membakar sampah itu dilarang. Sebagaimana yang telah dicantumkan dalam  UU 18 tahun 2008 dan PP 81 tahun 2012, tentang pengelolahan sampah.

Ironisnya, tidak ada bantuan mobil truck khusus pengangkut sampah untuk membawa sampah-sampah yang dihasilkan ke TPA.

Selama ini sampah diangkut menggunakan geledekan seadanya untuk ditumpuk di belakang area warung sekitar lokasi wisata. Dimana kapasitasnya tidak sebagai tempat pembuangan sampah.

Hal tersebut menimbulkan dampak bau yang menyengat, lalat dan nyamuk bertebaran di sekitar area belakang warung.

Jelas kondisi seperti ini sangat tidak nyaman dirasakan pengunjung maupun pengelola sendiri.

“Berdasarkan fakta yang kami himpun di lapangan,  BAS Foundation melakukan aksi eksekusi sampah, dengan tujuan memilah sampah yang sudah terlanjur menumpuk agar tidak semakin parah,” ungkap Putri Agustin, saat dikonfirmasi WI, Jum’at, (12/1/2018).

Sampah organik (rontokan daun cemara dan limbah batok kelapa muda) dipisahkan dan ditempatkan di lubang galian dan ditimbun dengan tanah.

Sehingga, dapat terproses menjadi kompos secara alami, sedangkan untuk sampah non organik (dominan plastik dan styrofoam) dan di angkut ke TPA.

“Semua ini sebagai bentuk kepedulian kami,” ujar Putri Agustin mewakili suara rekan-rekannya.

“Harapan kami, setelah ini masyarakat dapat melihat dan kembali memupuk rasa kepedulian dan bijak akan sampah yang dihasilkan. Masih kurangnya rasa peduli, dan perilaku wisatawan  yang kurang sadar untuk menjaga kebersihan serta masih banyak yang membuang sampah sembarangan,” tambahnya.

Pengelola wisata juga harus mulai berpikir cara mengelola sampah yang ada di wilayahnya secara mandiri.

“Sampahmu adalah tanggung jawabmu, yuk bijak menjaga ibu bumi,” tutup founder, BWI Action Squad (BAS) Foundation yang siap dihubungi di nomer 0857-3341-8814 untuk sharing.

#wisatasampah #pantaicemara #pantaicemarabutuhtosa #angkutsampahdipantaicemara #stopbakarsampah #bwiactionsquad #basfoundation

Kontributor : BWI ACTION SQUAD (BAS) FOUNDATION

Editor : Idfiandini Darayani

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

1 Komentar

Tinggalkan Balasan