Perokok di Fakultas Hukum Universitas Lampung

Caption foto: Ilustrasi foto logo dilarang merokok (foto oleh: Megapolitan Kompas). (WARTAPALA INDONESIA/ Mahusa Unila)

Wartapalaindonesia.com, LAMPUNG – Dalam rangka memperingati hari bumi pada tanggal 22 April, Mahusa (Mahasiswa Fakultas Hukum Sayangi Alam) Unila mengadakan vertical cleaning dan pembuatan papan himbauan di beberapa titik di Fakultas Hukum. Upaya tersebut sebagai bentuk kepedulian akan kebersihan dan keasrian kampus. Selain itu, Mahusa Unila juga mengadakan wawancara langsung kepada beberapa dosen dan staff/karyawan yang berada di Fakultas Hukum Unila tentang rokok, sebagai bentuk kepedulian akan kesehatan dan polusi lingkungan.

Dari hasil data sample  wawancara yang dilakukan oleh beberapa anggota organisasi pencinta alam ini, diketahui sebanyak 77% dosen dan staff/karyawan yang ada di Fakultas tersebut adalah seorang perokok meskipun mereka telah mengetahui gambaran umum dari dampak dan bahaya merokok.

Sehingga dapat diketahui bahwa 1 dari 3 orang tidak merokok, atau hanya 33% saja jika dipersentasekan. Padahal penelitian yang dilakukan oleh Institut Nasional Kanker Italia menyebutkan bahwa asap rokok sepuluh kali lebih berbahaya dari asap diesel dan salah satu contoh kendaraan yang menggunakan mesin diesel adalah bis kota.

Melihat dari kasus ini, tentunya perlu adanya pengurangan jumlah perokok karena setiap individu berhak mendapatkan udara bebas yang memang merupakan hak fundamental, khususnya di kawasan pendidikan seperti area kampus.

Kontributor || Mahusa Unila

Editor || Dala Aria

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: