WARTAPALA INDONESIA

PESAN 22 APRIL

“PESAN 22 April”

Oleh: Abdur Rouf

Kau ternodai oleh para penikmat.

Kau hancur oleh tangan-tangan pendosa.

Kau menangis dalam kehancuran cerai berai.

Kau tetap bersahabat oleh sayangmu.

 

Ceritamu membuatku menangis.

Kepentingan-kepentingannya tak menghiraukan hidupmu.

Angin…. sampaikanlah salam air, tanah, batu dan pohon yang terkikis.

Hancurkanlah mereka! Itu pintaku.

 

Bumiku pertiwi, bumiku nan suci.

Telah hilang, hilang seleraku untuk memujimu.

Kau kini kotor nan najis, ku tak tertarik lagi.

Dimanakah dirimu yang dulu?

 

Apakah kau tidak marah? Marah akan semua ini.

Apakah kau bisu? Diammu tak berarti.

Aku hanya menunggu waktu, waktu kehancuranmu.

Marahlah! Bicaralah! Ku menantimu.

 

Hijaumu nan jernihmu terkotori.

Dendammu tak terobati.

Kau tersakiti.

Kau mati.

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: