Tujuh Pendaki Aceh Berhasil Menapaki Puncak Tertinggi di Aceh Besar

Caption foto : Personil Tim Aceh Paradise. Tim ini sukses mendaki Gle Meutala, Gle Trieng dan Gle Bate Meucica. Gle adalah sebutan dalam bahasa Aceh yang artinya gunung. (WARTAPALA INDONESIA / Ikram)

WartapalaIndonesia.com, ACEH BESAR – Tim Aceh Paradise melakukan pendakian dan rekam jalur di Pegunungan Jantho, Aceh Besar.  Tim ini sukses mendaki 3 puncak gunung. Salah satunya adalah puncak gunung tertinggi di Aceh Besar.

Tiga gunung itu adalah Gle Meutala (1951 mdpl). Gle Trieng (1890 mdpl), dan Gle Bate Meucica (2140 mdpl). Gle adalah sebutan dalam bahasa Aceh yang artinya gunung.

Tim memulai pendakian melalui Kampung Cucum, Kecamatan Jantho, Aceh Besar. Dengan jarak tempuh udara kurang lebih 21 kilometer pergi pulang.

Formasi tim Pendakian terdiri dari 7 personil, yaitu Arga dari Hiwapatala Aceh (26 tahun) yang bertindak sebagai ketua tim. Yusliana/Dope dari UKM-PA Barracuda FMIPA USK (25), sebagai navigator. Mu’alim Stany (25) sebagai fotografi dan pilot drone.

Kemudian Amanda Putri Lubis dari Aceh Paradise (20) sebagai perbekalan. Yasir Fikram/Gotgot dari Aceh Paradise (22) sebagai tebaster. Darlian/Kendy dari Aceh Paradise (29) sebagai tebaster 2. T.M Fachrurrazy dari Aceh Paradise (31) sebagai tebaster 3.

Sementara tim posko atau standby rescue dimonitoring oleh Putri Amalina (27), Muhammad Sauki (24) dan Posko Darussalam.

Ketua Tim Pendakian Arga mengatakan, tim melakukan pendakian sejak tanggal 23 sampai 29 Agustus 2023. Terhitung 7 hari pendakian.

“Pendakian di Pegunungan Jantho ini lebih ke rekam jalur yang kami lakukan. Supaya kawan-kawan yang belum kemari, juga bisa melihat dan mengetahui bahwa banyak fauna dan flora di Pegunungan Jantho ini yang masih indah,” terang Arga.

Diceritakan pula oleh Arga, di perjalanan, tim banyak menemukan tumbuhan liar seperti jamur, bunga raflesia, talas liar, kantung semar dan berbagai tumbuhan lainnya.

Tim juga menemukan beberapa jejak satwa yang jelas, seperti kotoran rusa dan kambing batu, dan beberapa kubangan kecil.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Terima kasih kepada tim posko. Terima kasih kepada Kepala Desa Gampong Cucum yang telah menyambut kami dengan baik. Jasamu abadi,” pungkas Arga. (Ik)

Kontributor || Ikram, WI 200152
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.