Berkolaborasi UKM, MAPALA UNTAN Kampanyekan KARHUTLA

Caption foto: MAPALA UNTAN Bersama Sejumlah UKM UNTAN Mengajak Masyarakat Menjaga Lingkungan Dengan Menolak Pembakaran Hutan dan Lahan (WARTAPALA INDONESIA/Alfikri)

Wartapalaindonesia.com, KALIMANTAN BARAT – Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Tanjungpura Pontianak (MAPALA UNTAN) bersama dengan Sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Tanjungpura menggelar aksi Menolak Pembakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) dengan membagikan masker kepada pengendara di sekitar Tugu Digulis, di Jalan Jendral A. Yani dan di Perempatan Jembatan Kapuas II, Jalan Adisucipto, Pontianak, Rabu (10/03).

Aksi tersebut merupakan bentuk dukungan yang dilakukan sejumlah UKM yang ada di Universitas Tanjungpura dalam upaya mendukung pemerintah dalam pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) di Kalimantan Barat. Mengingat Kalimantan Barat merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang rawan terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah UKM yang ikut serta berperan langsung pada saat itu diantaranya MAPALA UNTAN, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Tanjungpura (BEM UNTAN), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kehutanan UNTAN ( BEM FAHUTAN UNTAN), Keluarga Mahasiswa Katolik Universitas Tanjungura (KMK UNTAN), POBU UNTAN, Sarang Semut, BKMI UNTAN, dan Gema Peduli NAPZA UNTAN.

Arjun Farmando Saragih, selaku ketua umum MAPALA UNTAN menuturkan dalam kegiatan ini, selaku UKM yang bergerak dalam kepencinta alaman bersama UKM yang ada di lingkungan Universitas Tanjungpura ingin ikut berkontribusi mendukung pemerintah dam mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Barat, Khususnya di sekitar Kota Pontianak.

“Kegiatan yang kami lakukan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kondisi Hutan dan Lahan Gambut di Kalimantan Barat yang beberapa tahun belakangan sering terjadi kebakaran. Upaya ini juga kami harapkan sebagai penyadartahuan kepada masyarakat Kota Pontianak dan sekitarnya untuk peduli menjaga lahan yang rawan terjadi kebakaran” jelasnya.

Lanjutnya, banyak hal yang sangat penting dari kegiatan ini, mengingat setiap musim kemarau, Kota pontianak yang merupakan daerah yang memiliki kawan gambut yang cukup luas sering terjadi kebakaran. Karena hal tersebut tidak hanya sekedar bagaimana kita menjaga lahan tersebut, namun akibat yang ditimbulkan dari kebakaran lahan merupakan ancaman bagi kesehatan masyarakat Kota Pontianak dan sekitarnya.

“Kabut asap yang ditimbulkan dari kebakaran lahan adalah masalah lama yang sering dirasakan masyarakat, ditambah lagi dengan situasi pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini, justru semakin memperburuk kesehatan masyarakat,” jelasnya.

“Maka dari itu, sebagai Mahasiswa yang perduli terhadap dilngkungan, harapan terbesar dari sejumlah UKM yang terlibat dalam aksi tersebut adalah terwujudnya kesadaran masyarakat Kalimantan Barat, terutama Kota Pontianak untuk menjaga lingkungan sekitarnya, agar menciptakan kualitas udara yang bersih dan sehat,” tutupnya.

Kontributor || Alfikri, MAPALA UNTAN

Editor || Soprian Ardianto, WI 200136

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.