Kedung Galuh, Operasi SAR Berujung Penemuan Air Terjun Berlian

Wartapalaindonesia.com, BLITAR – Air terjun yang belum banyak orang kenal ini bernama Tirta Galuh, dimana merupakan bentukan tiga aliran sungai yang berbentuk vertical dan dibawahnya terdapat sebuah telaga yang disebut kedung malang. Tiga aliran sungai tesebut adalah sungai prodo (gua luweng), sungai breni, dan sungai saban yang bermuara di pantai selatan. Lokasi air terjun ini berada di dusun Bakung selatan, desa bakung, kecamatan bakung, kabupaten Blitar.

Awal mula tempat ini ditemukan oleh seorang aktivis Pencinta Alam bernama M. Iwan Tohari beserta timnya (Blitar Emergency Respon) saat melakukan operasi SAR pada korban laka sungai. Dikarenakan curamnya aliran sungai, maka perahu karet mereka tidak dapat melanjutkan pencarian.

Namun di dalam benak beliau telah tersimpan apa yang menjadi kendala dalam operasi SAR tersebut sebenarnya merupakan suatu tempat air terjun yang mempesona. Suatu saat Iwan datang kembali ke lokasi ini dan merasa bahwa tempat ini sangat bagus dan berpotensi sebagai wisata alam. Melihat lokasi yang terdiri dari batuan kapur yang utuh dan dialiri air dari atas serta ditunjang pepohonan yang rindang, beliau sering berkunjung bahkan menginap.

Pada saat berkunjung yang kedua kalinya, beliau takjub melihat keindahan air terjun yang jatuh bagaikan intan berlian yang berjatuhan di taman bidadari, beliau mendapatkan ilham pada saat menginap untuk memberi nama “galuh”, yang beliau artikan sebagai berlian yang indah, elok nun rupawan yang sampai sekarang dikenal sebagai air terjun “tirto galuh”.

Bersama pemuda dan penduduk setempat, beliaupun mengembangkan dan mengenalkan kepada khalayak umum bahwa air terjun “tirto galuh” ini layak dinikmati sebagai tempat wisata dengan harapan tempat ini menjadi salah satu ikon wisata alam bagi kabupaten Blitar yang memberikan manfaat kepada penduduk sekitar sebagai penunjang ekonomi, dan penguat rasa persaudaraan.

Semoga Tuhan yang telah menganugerahkan alam yang indah ini selalu membimbing masyarakat, untuk mampu menjaganya dengan baik dan tidak merusaknya tanpa pertanggung jawaban. Amin. Salam Lestari.

Keterangan :
(n) Akses jalan menuju lokasi merupakan jalur menuju Blitar selatan, pantai tambak rejo dan gua umbultuk.
(n) Transportasi menuju lokasi hanya dapat ditenmpuh dengan kendaraan pribadi, roda dua maupun roda empat.
(n) Parkir roda dua Rp. 2.000, dan roda empat Rp. 5.000
(n) Karcis masuk Rp. 3.000
(n) Jam buka pukul 08.00 WIB – 16.00 WIB
(n) Harga permainan Flying fox Rp. 5.000, Water Tubbing Rp. 5.000
(n) Warung murah-murah dan toilet banyak melimpah.
(n) Selalu buang sampah Anda pada tempatnya.

Laporan : A. Phinandhita P.
Editor : Efrina Fitrianingrum

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)

Dokumentasi
1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.