Mapala Suroboyo Wani

Wartapalaindonesia.com, SURABAYA – Mapala se Surabaya, Minggu 20 Mei 2018 berkumpul di area taman Bungkul Surabaya. Mereka mengecam aksi teroris yang akhir-akhir ini meresahkan Indonesia, Selain itu mereka juga menyamakan teroris dengan para koruptor yang terus merajalela di Indonesia.

Tepat di Hari Kebangkitan Nasional juga ditandai dengan aksi teaterikal kerukunan umat beragama di Indonesia. Indonesia ada karena perbedaan bukan karena perbedaan yang dipaksakan untuk sama namun karena rasa toleransi, yang tinggi dari situlah Indonesia kuat namun akan sangat disayangkan saat ini banyak orang-orang yang punya kepentingan memaksakan suatu hal agar merekauntung.

“Koruptorsamakejinyadengan teroris yang sama-sama harus dihukum mati,” ujar korlap Dodik Prasetyo, mereka sama-sama merampas Hak manusia dan menganggap kepentingan atau keyakinan mereka lebih daripada yang lainnya.

“Perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri” kata Bung Karno. Tentunya sangat nyata itu terjadi saat ini karena koruptor merampas hak hak saudara sebangsanya sendiri.

Teroris yang melakukan aksi pengeboman ini juga berasal dari Indonesia sendiri, mereka menyebar dan ikut membaur di sekitar masyarakat sehingga tidak diketahui bahwa mereka memiliki niatan yang tidak baik.

Warga Surabaya sangat menyambut baik aksi yang dipelopori Mahasiswa Pecinta Alam, mereka juga mengajak warga Surabaya untuk memperingari Hari Kebangkitan Nasional, Indonesia juga harus bangkit dari keterpurukannya di berbagai bidang dan harus terus maju di berbagai bidang juga.

Kontributor || Alfun Salam

Editor || A. Phinandhita P.

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.