Operasi Kemanusiaan Aranya Mahidhara di Cianjur Resmi Selesai

WartapalaIndonesia.com, Cianjur Setelah menyelenggarakan operasi kemanusiaan di Cianjur selama 2 bulan lebih, Aranya Mahidhara resmi menyudahi operasinya pada Senin, 30 Januari 2023.

Kepada jurnalis Wartapala, Ratdita Anggabumi, Ketua tim Penanganan Bencana Aranya Mahidhara Peduli Cianjur, Rahmat Hidayat, relawan Aranya Mahidhara mulai terjun ke lokasi gempa di Cianjur pada 21 November 2022 lalu.

“Langkah pertama relawan kami di lokasi gempa Cianjur adalah bergabung dengan Basarnas untuk meakukan operasi pencarian korban meninggal di beberapa titik. Kemudian melakukan kaji cepat, serta memberikan bantuan pangan dan kesehatan,” imbuhnya.

Selanjutnya pada masa transisi darurat pemulihan lanjutnya Rahmat Hidayat, tim Penanganan Bencana Aranya Mahidhara bersama relawan gabungan melakukan pemenuhan kebutuhan dasar penyintas berupa dukungan logistik, sarana mandi cuci kakus, membuat hunian darurat dan dapur umum. Juga mengadakan pemeriksaan kesehatan dan kegiatan psikososial untuk anak-anak.

Adapun pendampingan sosial yang dilakukan tim Penanganan Bencana Aranya Mahidhara, terpusat di Kampung Panumbangan, RT 02 RW 02. Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang.

Tim bersama warga dan relawan gabungan juga melakukan pembongkaran dan pembersihan puing-puing bangunan rumah, serta saluran air yang tertutup reruntuhan akibat gempa bumi tersebut.

Dengan selesainya operasi kemanusiaan di Cianjur, Rahmat Hidayat yang biasa dipanggil Velys menyampaikan terima kasih kepada organisasi pecinta alam, lembaga sosial, instnasi terkait, serta pihak lain yang telah ber sama-sama berupaya meringankan beban yang menimpa saudara-saudara kita di Cianjur.

Untuk langkah ke depan, Rahmat Hidyat berharap pemerintah mulai serius dalam memberikan edukasi tentang kebencanaan ke masyarakat Indonesia. Termasuknya sistem komando penanganan darurat bencana, kaji cepat, aktivasi pos, prosedur-prosedur, tahapan-tahapan bantuan dari pemerintah, dan seterusnya, agar tidak terjadi tumpang tindih informasi dan salah komunikasi di lapangan antara masyarakat dan pemerintah dari tingkat RT sampai Kabupaten dan seterusnya.

“Kelompok-kelompok masyarakat yang mandiri dalam penanganan bencana juga sudah harus di rangsang pembentukannya di setiap kampung. Sehingga masyarakat lebih siap dan tanggap ketika menghadapi suatu bencana,” harap Rahmat Hidyat.

Salah seorang penyintas dari Kampung Panumbangan RT02 RW02, Cibulakan, Zaenal Mustofa mengaku, pendampingan yang dilakukan relawan di kampungnya sangat bermanfaat dan membuat warga optimis dapat segera pulih. Dia juga berharap bantuan dari pemerintah secepatnya terealiasi.

“Terima kasih sebesar-besarnya untuk para relawan atas pendampingannya di kampung kami, dan besar harapan kami kepada Pemerintah Daerah agar pencairan bantuan rumah bisa cepat dilakukan dan disalurkan. Agar kami bisa cepat membangun rumah kami yang rusak,” kata Zaenal Mustofa. (AS)

Kontributor || Ratdita Anggabumi, WI 190039
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.