Wartapalaindonesia.com, Semarang — Ratusan relawan dari berbagai kalangan memadati kawasan Car Free Day (CFD) Simpang Lima Semarang dalam rangka Puncak World Cleanup Day (WCD) 2025. (05/10/2025).
Kegiatan yang diinisiasi oleh WCD Jawa Tengah ini mengusung semangat kebersamaan lintas generasi melalui aksi plogging, yakni olahraga sambil memungut sampah di sepanjang rute CFD.
Sebanyak 446 relawan dan 22 panitia terlibat aktif dalam kegiatan yang berpusat di Universitas Diponegoro (Undip) Pleburan dengan tiga rute utama: Bundaran Pleburan–Simpang Lima, Bundaran Pleburan–Taman Indonesia Kaya, dan Bundaran Pleburan–Polda Jateng. Aksi ini juga melibatkan Program Adiwiyata SMP Negeri 32 Semarang sebagai bentuk edukasi lingkungan lintas usia.
Plt. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, Pengendalian Pencemaran, dan Kerusakan Lingkungan DLHK Provinsi Jawa Tengah, Ninik Damiyati, S.Hut., M.Env., mengapresiasi semangat para relawan.
“Kegiatan ini sangat bagus karena mampu mengajak sekaligus mengedukasi masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah. Jika kesadaran ini tumbuh sejak dini, kita bisa membentuk kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.
Selain aksi bersih-bersih, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi lingkungan. Peserta diminta membawa peralatan pribadi seperti tumbler, kotak makan, dan sarung tangan guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Di sejumlah titik rute, panitia juga memasang papan informasi berisi pesan tentang pentingnya memilah sampah dan mendaur ulang.
Salah satu relawan, mahasiswa Binus University, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. “Seru banget! Kita bisa olahraga sambil berbuat sesuatu yang baik untuk lingkungan. Harapannya, makin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi,” katanya.
Dari aksi plogging di tiga rute utama, relawan berhasil mengumpulkan 83,13 kilogram sampah, sebagian besar berupa residu dan botol plastik sekali pakai dari aktivitas masyarakat di kawasan CFD. Sampah yang terkumpul kemudian dikelola secara bertanggung jawab oleh DLH Kota Semarang.
Dengan berakhirnya aksi di CFD Semarang, WCD Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menggelar kegiatan serupa di berbagai daerah. Gerakan ini diharapkan tidak berhenti pada satu hari peringatan, melainkan menjadi gaya hidup bersih, sehat, dan peduli bumi.
Kontributor || Septi, Humas WCD Jateng
Editor || Wandi Wahyudi, WI 200223
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)