WartapalaIndonesia.com, CIANJUR – Komunitas Bentala menyelenggarakan aksi kemanusiaan bertajuk “Bentala Call Action” di Yayasan Pondok Nurani Kemanusiaan, Cianjur. Pada 15 Maret 2026.
Mengusung tema “Ayo Bersama Berguna untuk Sesama”, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap penyandang disabilitas mental yang sering kali luput dari perhatian publik.
Acara yang berlangsung di tengah suasana hangat bulan Ramadan ini melibatkan kolaborasi luas dari berbagai elemen, mulai dari organisasi Siswa Pecinta Alam (Sispala) se-Cipanas (Smanla, Formica, Agrapana, Navic, Candala), para relawan lintas komunitas, Duta Aksi Sosial Jawa Barat, hingga Nadia DA 7.
Penanggung jawab acara sekaligus inisiator dari Komunitas Bentala, Nandar Ibrahim Subagja menjelaskan kegiatan ini merupakan refleksi dari milad ke-6 Bentala yang jatuh pada 20 Februari lalu.
“Hari ini kami mencoba berbagi dengan cara yang berbeda. Kami menyadari bahwa kehadiran kami di sini bukan hanya untuk menjawab rasa lapar, tetapi juga untuk menjawab rasa kesedihan dan kesepian mereka yang mungkin tidak pernah kita bayangkan sebelumnya,” ujar Nandar.
ia juga menekankan prinsip Praduli Pramudita (Peduli Alam Semesta) sebagai fondasi gerakan ini.
Interaksi yang Memanusiakan
Berbeda dengan bakti sosial pada umumnya, Bentala Call Action mengedepankan aspek psikososial. Sebanyak 65 penerima manfaat diajak berbaur dalam rangkaian kegiatan yang meliputi Fun Interaction & Terapi Kelompok, yakni membangun kedekatan emosional antara relawan dan warga yayasan.
Kemudian penampilan musik yang menghadirkan hiburan guna membangkitkan semangat.
Selanjutnya Simbol Kasih Sayang yakni pemberian bunga sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan atas eksistensi mereka sebagai bagian dari masyarakat.
Terakhir Buka Puasa Bersama sebagai penutup hari dengan kebersamaan melalui berbagi makanan dan camilan.
Kehadiran sekitar 50 relawan ini disambut hangat oleh pihak pengelola yayasan. Perwakilan Pengurus Yayasan Pondok Nurani Kemanusiaan, Jajang, mengatakan interaksi langsung seperti ini sangat membantu proses rehabilitasi warga binaan.
“Kehadiran para relawan adalah kebahagiaan tersendiri bagi mereka. Selain bantuan fisik, waktu yang diluangkan untuk menyapa dan berinteraksi menghadirkan suasana hangat yang sangat mereka butuhkan. Kami berharap gerakan peduli seperti ini terus berlanjut di masa depan,” ungkap Jajang.
Melalui aksi ini, Komunitas Bentala berharap masyarakat luas dapat mulai melihat penyandang disabilitas mental bukan sebagai sosok yang harus dijauhi, melainkan saudara yang membutuhkan dukungan, penghargaan, dan kasih sayang yang setara. (DM).
Kontributor || Danny Abd M, WI 25026
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)