BASARNAS Beri Penghargaan Mapala UNSULBAR

Caption foto : Saidar Rahmanjaya S.H.M.A.P menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan Mapala UNSULBAR (WARTAPALA INDONESIA, Raditya Anggabumi T. WI 190039) 

Wartapalaindonesia.com, MAMUJU – Apresasi berupa piagam penghargaan diberikan olen Badan SAR Nasional (BASARNAS) Mamuju kepada Mapala Universitas Sulawesi Barat (Mapala UNSULBAR) atas penanganan bencana alam gempa 6.2 magnitudo di Sulawesi Barat, di wilayah yang paling parah yaitu kecamatan Majene dan kecamatan Mamuju pada tanggal 16 Januari 2021 lalu.

Penyerahan piagam oleh Ketua Basarnas Mamuju Saidar Rahmanjaya S.H.M.A.P pada Selasa 27 di Kantor Basarnas Mamuju, diserahkan yang diterima langsung oleh Gusman selaku Ketua umum Mapala UNSULBAR.

“Kami berterima kasih kepada Mapala Unsulbar atas partisipasi dalam operasi SAR dan bertindak sebagai relawan bencana di Majene-Mamuju. Semoga kedepan dapat selalu bersinergi dengan Badan SAR Nasional dan memudahkan operasi SAR di wilayah Sulbar,” ujar Saidar selaku ketua BASARNAS Mamuju.

Mapala UNSULBAR di Desa Mekkata kec. Malunda, Kab. Majene Sulbar

Gusman sebagai Ketua umum Mapala UNSULBAR  juga menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh BASARNAS. “Saya berharap semoga penghargaan ke Mapala UNSULBAR ini, tidak menjadikan teman-teman sombong, tetapi dapat dijadikan motivasi untuk tetap selalu tanggap dan peduli dengan bencana alam.”

“Dalam kesempatan ini, saya mewakili seluruh jajaran pengurus Mapala UNSULBAR juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan baik dari Mapala, organisasi pecinta alam maupun komunitas-komunitas yang bersinergi bersama kami saat masa tanggap darurat sampai dengan masa pemulihan,” tuturnya kepada Wartapala Indonesia.

Mapala Unsulbar penanganan bencana di ds. Bela Tappalang Mamuju

Dilain kesempatan, M. Helmy Dzakariah yang menjabat sebagai Ketua Pusat koordinasi Daerah Mapala se-Sulbar berkata, ”sebaiknya di masa mendatang, pemerintah dan donatur dapat mengelola penanganan bencana dengan lebih baik lagi, sehingga terjadi koordinasi dan integrasi pada semua pihak.”

“Kita harus sama-sama memperhatikan setiap detail pada penanganan, terutama distribusi logistik, sehingga lokasi terdampak seperti didaerah-daerah pelosok dan terpencil dapat mendapatkan bantuan dengan tepat sasaran serta tepat waktu,” pungkas Helmy.

Kontributor || Raditya Anggabumi T. WI 190039

Editor || Alton Phinandhita Prianto, WI 150001

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.