Caption foto: Banner Ekspedisi Merah Putih yang dilakukan Mahasiswa STIA Bengkulu (WARTAPALA INDONESIA, Soprian Ardianto)
WartapalaIndonesia.com, BENGKULU – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Mapala Agra Buana Perguruan Tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu melakukan Ekspedisi Merah Putih. Ekspedisi dalam rangka 76 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ekspedisi yang akan berlangsung dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) ke-76. Ekspedisi kemerdekaan memperkuat rasa persaudaraan dan kebangsaan Indonesia khususnya di Provinsi Bengkulu dan Mahasiswa.
“Ekspedisi Merah Putih ini bertujuan memperkuat rasa persaudaraan dan kebangsaan pemuda Indonesia khususnya mahasiswa Stia Bengkulu,” ungkap Ketua Umum Mapala Agra Buana, Fakar Rudin, Sabtu (14/08/2021).
Tidak itu saja, Fakar yang juga aktifis lingkungan Bengkulu ini menjelaskan ekspedisi Merah Putih ini juga dalam rangka memperkenalkan Kampus (STIA, red) dan juga memperkenalkan potensi wisata Bengkulu kepada Wisatawan luar Daerah.
“Pendakian ini juga dalam rangka memperkenalkan keunggulan kampus STIA Bengkulu, memperkenalkan potensi wisata Provinsi Bengkulu. Dan Membangkitkan jiwa jiwa yang peduli terhadap lingkungan serta menerapkan materi kuliah di masyarakat,” jelasnya.
Dilansir sebelumnya, Mapala Agra Buana adalah salah satu Mapala di Perguruan Tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu yang baru seumur jagung, dan dipelopori oleh Fakaruddin, Niken, Deka, Wiza, Joseph dan Egi.
Sejarah Mapala Agra Buana STIA Bengkulu
Awal Pembentukan Mapala AGRA BUANA STIA Bengkulu salah satu UKM tingkat universitas yang berdiri sejak 29 Mei 2021. Mapala AGRA BUANA STIA Bengkulu merupakan wadah bagi mahasiswa STIA Bengkulu untuk berkegiatan di alam bebas, berkontribusi bagi masyarakat, serta peduli terhadap pelestarian lingkungan.
Mapala AGRA BUANA berdiri di Bukit Bukit kandis, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. Nama yang digunakan waktu itu adalah Mapala AGRA BUANA. AGRA BUANA diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti Puncak Dunia.
Ide pembentukan organisasi pecinta alam di kampus ini dicetuskan oleh Hendi Kurniawan seorang aktivis mahasiswa terkemuka yang jenuh dengan situasi yang penuh intrik dan konflik politik di kalangan mahasiswa waktu itu.
Hendi kurniawan mengusulkan untuk membentuk suatu organisasi yang bisa menjadi wadah berkumpulnya berbagai kelompok mahasiswa. Ia juga seorang aktivis lingkungan serta aktivis kemanusiaan.
Dalam pembentukan Mapala AGRA BUANA, Hendri tak seorang diri ada juga Fakaruddin (NRA:02/21/AGRA/PEN), Niken (NRA:03/21/AGRA/PEN) Deka (NRA:04/21/AGRA/PEN) Wiza (NRA:05/21/AGRA/PEN) Joseph (NRA:06/21/AGRA/PEN) Egi (NRA:07/21/AGRA/PEN).
Kemudian keenam orang ini pun diangkat menjadi Pendiri Mapala AGRA BUANA sekaligus menjadi kepengurusan pertama di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala AGRA BUANA STIA Bengkulu.
Kontributor || Soprian Ardianto, WI 200136
Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)
