Ekspedisi Blue Carbon Conservation PLH SIKLUS ITS Sasar Pesisir Barat Laut Pulau Madura

Wartapalaindonesia.com, BANGKALAN – Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, pesisir barat laut dari Pulau Madura adalah target pertama dari tiga rangkaian ekspedisi yang dihelat oleh Pencinta Lingkungan Hidup SIKLUS Institut Teknologi Sepuluh Nopember atau biasa disebut PLH SIKLUS ITS yang merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di ITS.

Penanggulangan perubahan iklim melalui ekosistem blue carbon merupakan latar belakang utama dari Big Event PLH SIKLUS ITS di tahun ini, yakni “SIBECON : SIKLUS BLUE CARBON CONSERVATION 2025”

Target pertama, Desa Labuhan merupakan kawasan pesisir dengan potensi besar dalam ekosistem mangrove dan padang lamun yang mampu menyerap karbon hingga empat kali lebih banyak dibanding hutan daratan.

Sayangnya, potensi ini terancam oleh konversi lahan menjadi tambak, sedimentasi, dan aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan.

Menurut masyarakat setempat yang merupakan pelopor pelestarian hutan mangrove dan penggiat pariwisata di desa Labuhan, Pak Syahril, bisnis tambak udang oleh masyarakat lokal turut mendorong alih fungsi lahan, meskipun audiensi telah dilakukan hingga tingkat kabupaten.

Menanggapi hal ini, mahasiswa yang tergabung dalam PLH SIKLUS ITS melaksanakan kegiatan konservasi ekosistem pesisir yang fokus pada pengelolaan dan pelestarian blue carbon (karbon biru).

“Mangrove dan lamun merupakan salah satu benteng utama abrasi dan gelombang tinggi yang bisa merusak pantai. Mangrove juga merupakan habitat, utama ikan. Ekosistem mangrove juga merupakan cadangan blue carbon,” jelas Pak Danar Guruh Pratomo, S.T., M.T., Ph.D, Kepala Unit SDG’s dan Smart Eco Campus ITS yang turut hadir dalam kegiatan Ekspedisi 1.

Kegiatan berlangsung selama dua hari di kawasan ekowisata Desa Labuhan pada 11–12 Juli 2025, yang tidak hanya melibatkan mahasiswa, tetapi juga menggandeng masyarakat Desa Labuhan melalui kegiatan sosialisasi.

Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada aksi restorasi berupa penanaman mangrove di area yang sebelumnya mengalami kerusakan serta pendataan simpanan karbon di kawasan hutan mangrove.

Hari kedua diisi dengan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya ekosistem blue carbon serta dampak negatif dari rusaknya ekosistem blue carbon akibat alih fungsi lahan yang tidak terkontrol.

Sosialisasi dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pertama kepada siswa-siswi SD Negeri Labuhan, serta sesi kedua ditujukan kepada masyarakat lokal.

Ketua Pelaksana SIBECON, M.Andika Dwi Saputro, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi merupakan ajakan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat untuk lebih mengenal dan peduli terhadap isu-isu lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, mari kita bersama-sama belajar mengenai blue carbon, bagaimana menjaganya, serta menggali potensi-potensi besar yang terkandung di dalamnya,” ujarnya dalam sambutan. Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman mangrove dan lamun di pesisir pantai.

Kegiatan ini disambut dengan terbuka dan antusias oleh masyarakat setempat. “Seperti yang bisa dilihat, di daerah pantai sini masih jarang mangrovenya.

Mangrove itu merupakan penghalang abrasi dan tempat hidup biota laut. Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar PLH SIKLUS ITS yang telah berkontribusi kepada desa kami.

“Semoga penanamannya berhasil dan riset adik-adik di sini tentang blue carbon suatu saat ada tindak lanjutnya,” ujar dan harap Pak Syahril pada 12 Juli kemarin. 

Melalui langkah ini, PLH SIKLUS ITS ingin menyalakan semangat kepedulian terhadap lingkungan, khususnya terhadap ekosistem blue carbon.

Kegiatan SIBECON menaruh harapan besar, bahwa masyarakat dan pemerintah setempat dapat menjadi penjaga utama dari kekayaan alamnya sendiri. (dan)

Kontributor || Humas SIBECON ITS 2025

Editor || Danang Arganata, WI 200050

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.