Wartapalaindonesia.com, SUMENEP – Pulau Gili Labak yang terdapat di kecamatan Talango, kabupaten Sumenep, Madura merupakan suatu objek wisata yang akhir-akhir ini ramai jadi perbincangan para penjelajah khusunya di Jawa Timur.
Pulau dengan luas 5 hektar atau sekitar luas lapangan sepak bola ini dulunya disebut pulau tikus, konon di pulau ini dulunya merupakan sarang tikus. Pulau yang tak nampak di atlas ini ternyata dihuni oleh sekitar 35 KK.
Untuk landscape yang tersimpan di pulau ini, terbentang butiran pasir putih halus dengan ombak yang tenang. Selain airnya yang biru, terdapat bebrapa spot karang yang sangat indah untuk snorkeling.
Untuk destinasi wisata, tempat ini sudah dilengkapi dengan fasilitas yang cukup seperti tersedianya warung-warung makan dengan harga yang sangat terjangkau, seperti buah degan yang hanya dibanderol Rp.6.000. Juga tersedia toilet umum yang berair melimpah dan bersih.
Sedangkan transportasi lebih baik gunakan kendaraan pribadi dan disarankan untuk berangkat secara rombongan agar biaya lebih murah. Dan diusahakan berada di pelabuhan gili labak saat subuh, agar perjalanan lebih nyaman saat menuju pulau gili labak. Dalam laporan perjalanan kali ini, kami menggunakan kendaraan pribadi dengan start dari terminal Bungurasih Surabaya.
Kronologi Perjalanan :
00.30 – 04.00 = Terminal Bungurasih Surabaya – Pelabuhan Kalianget
04.00 – 04.30 = Fitting Life Jacket Di Base Camp Kalianget
04.30 – 05.00 = Base Camp Menuju Pelabuhan Kali Anget
05.00 – 07.30 = Pelabuhan Kali Anget – Pulau Gili Labak
Biaya :
– Harga tiket jembatan Suramadu untuk kendaraan roda empat Rp.30.000
– Parkir Kendaraan Di Pelabuhan Kali Anget Rp.25.000
– Masuk Pelabuhan Kali Anget Rp.1.000/Orang
– Sewa Perahu Menyebrang ke Gili Labak Rp.300.000/Perahu
– Masuk Kawasan Wisata Gili Labak Rp.45.000/Perahu
– Sewa alat snorkeling plus Life Jaket Rp.50.000/orang
Keterangan :
(n) Perjalanan diusahakan sampai pelabuhan kali anget selepas subuh.
(n) Saat perjalanan dari pelabuhan menuju kali anget, usahakan minum obat mabuk bagi yang mabuk laut, hempasan gelombang cukup keras.
(n) Pantai panas, usahakan gunakan sun blok.
(n) Saat Snorkling usahakan menggunakan alas kaki, banyak bulu babi.
(n) Apabila terkena bulu babi, gunakan air amoniak untuk melepas durinya, jika tidak ada cukup gunakan air seni.
(n) Waktu terbaik mengunjungi Gili Labak adalah bulan Oktober-November
(n) Selalu buang sampah Anda pada tempatnya.
Travel Writer : Octa Prilli
Editor : Nur Khafidhoh
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)


















