Hiwapatala Aceh Berhasil Tiba di Puncak Gunung Abong-Abong Nagan Raya Aceh

Caption foto : Pemadangan di sekitar puncak Abong-abong. Untuk sampai ke puncak ini, Tim Ekspedisi Hiwapatala Aceh melakukan perjalanan selama 17 hari di medan pendakian yang menantang. (WARTAPALA INDONESIA / Ikram)

WartapalaIndonesia.com, JAGONG JEGET – Lembaga Petualang Alam Bebas dan Pemerhati Lingkungan (Hiwapatala Aceh) berhasil mencapai Puncak Abong-abong (2961mdpl/P.127), sebuah gunung yang terletak di Kecamatan Beutong, Nagan Raya.

Tim melakukan pendakian sejak tanggal 05 Juni 2023 sampai tanggal 21 Juni 2023. Terhitung 17 hari pendakian.

Untuk sampai ke Puncak Abong-abong, tim Hiwapatala melewati 4 Puncak dan 2. Ke-4 puncak yang dilewati adalah Bur Empan (2312mdpl/T.3169), Bur Relas (2310mdpl), Bur Pepanji (2308mdpl), dan Bur Senangan (2820mdpl). Sedangkan 2 sungai yang dilewati adalah Wih Pasir Putih dan Wih Senangan.

Bur adalah sebutan dalam bahasa Suku Gayo Aceh yang artinya gunung. Begitu juga dengan Wih, yang artinya sungai / air.

Tim Ekspedisi Hiwapatala Aceh memulai pendakian melaluii Kampung Bukit Kemuning, Kecamatan Jagong Jeget, Aceh Tengah. Dengan jarak tempuh udara -+ 34 Kilometer pergi pulang.

Formasi tim ekspedisi ini berjumlah 4 orang, masing-masing adalah M.Afzal/Suna (24) yang bertindak sebagai Navigator. Aulia Rahmat/Aloy (22), sebagai Tebaster merangkap Perlengkapan, M.iqbal Nasution/Kibo (28), sebagai Co Navigator sekaligus Fotografer. Kemudian Ikram/Arga (26), sebagai Ketua Tim dan Manajemen Perjalanan.

Ketua Tim Ekspedisi Arga mengatakan, “Tim berhasil sampai puncak Abong-abong pada tanggal 18 Juni 2023 jam 13:48 Wib tepat pada hari ke 14 pendakian”.

“Di sepanjang perjalanan tim membuka jalur yang sangat lebat, karena sebagian jalur sudah sangat lama tidak dijamah manusia. Tim Melewati vegetasi rotan, sabana perdu. akar-akar pohon dan bebatuan untuk mencapai puncak,” terangnya.

Selain itu lanjut Arga, tim juga merekam jalur pendakian, dimana tim menemukan beberapa jejak satwa yang jelas seperti tapak harimau, cakaran beruang, tapak kaki gajah, kotoran rusa dan kambing batu, serta beberapa kubangan kecil.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan ekspedisi ini.  Terima kasih kepada pihak Polsek jagong Jeget. Terima kasih kepada Kepada Desa Bukit Kemuning yang telah menyambut kami dengan baik. Jasamu abadi,” pungkas Arga. (I/A)

Kontributor || Ikram, WI 200152
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.