Jam Atom, Buktikan Perlambatan Waktu

Wartapalaindonesia.com, INOVASI – Tidak semua orang merasakan kekonstanan dari perjalanan waktu. Jika kita sedang menunggu berakhirnya jam perkuliahan yang sangat membosankan, waktu terasa berjalan lamban, bahkan waktu bisa terasa tidak berjalan sama sekali. Namun, apabila kita sedang bersama orang yang kita sayang, waktu berjalan terasa cepat, bahkan sangatlah cepat.

Banyak ahli yang menyatakan bahwa waktu adalah sesuatu yang relatif. Waktu sama halnya dengan warna, mereka hanyalah sebuah persepsi. Menurut Einstein, ruang dan waktu bersifat relatif. Selama 8 tahun lamanya, Einstein berusaha memikirkan ini semua. Menurutnya, jika suatu benda mendekati kecepatan cahaya, maka akan menyebabkan penambahan massa, kontraksi terhadap ruang dan dilatasi terhadap waktu.

Jika kita bergerak mendekati kecepatan cahaya dan memperhatikan objek lain, maka objek yang kita perhatikan akan tampak mengecil, begitupula sebaliknya pandangan objek lain terhadap kita. Dilatasi waktu atau perlambatan waktu yang terjadi tidak akan dirasakan secara langsung.

Objek pengamat akan melihat waktu yang Kita alami berjalan lambat, sedangkan Kita melihat waktu yang objek pengamat alami berjalan cepat. Sulit menjelaskan terjadinya dilatasi waktu. Pada intinya, jika kita pergi keluar angkasa dengan kecepatan mendekati cahaya, lalu kembali lagi ke bumi, maka waktu yang kita lewati di bumi akan lebih lama meski umur kita berjalan normal.

Bagaimana hal ini bisa diyakini kebenarannya sedangkan membuat teknologi yang memiliki kecepatan mendekati kecepatan cahaya sangat mustahil?

Pada tahun 1971, dua orang fisikawan Amerika Serikat, Hafele-Keating, membuktikan kebenaran dilatasi waktu yang dikemukakan oleh Albert Einstein tahun 1905. Mereka memiliki 12 jam atom caesium. Empat buah jam atom Cesium diletakkan di Pangkalan Naval Observatory d Washington DC, sedangkan yang lainnya diletakkan di pesawat jet untuk dibawa berkeliling bumi selama 45 Jam.

Ternyata, jam atom yang dibawa berkeliling mengalami keterlambatan. Meski keterlambatannya hanya terhitung dengan satuan nano sekon, hal ini membuktikan terjadinya dilatasi waktu. Tentu saja keterlambatannya hanya terhitung kecil, karena kecepatan dari pesawat jet tidak mendekati kecepatan cahaya.

Jam atom yang berada di dalam pesawat jet mengalami perlambatan waktu dikarenakan gerakan atom Caesium dipengaruhi oleh gerak dan gravitasi. Menurut Einstein, semakin cepat gerakan suatu benda, maka atom-atom penyusunnya akan bergerak lebih lambat pula.

Konsekuensi dari lambatnya gerakan atom-atom itu adalah waktu pun akan berjalan lebih lambat menurut perhitungannya. Jam atom pertama dibuat pada 1949 di National Bureau of Standards, Amerika Serikat. Jam atom pertama yang akurat, berdasarkan transisi dari atom caesium-133 dibuat oleh Louis Essen pada 1955 di National Physical Laboratory di Britania.

Jam atom ini mendefinisikan detik (sekon) sebagai 9.192.631.770 getaran dari radiasi yang berhubungan dengan transisi antara dua tingkat energi dari ground satate atom caesium-133.

Referensi:
Fitriyah. (2009). Teori Waktu Dari Einstein. [online]. Diaksesdari:http://www.forumsains.com/artikel/teori-waktu-dari-einstein/
Mimin-ATN. (2010). Bergerak dengan Kecepatan Cahaya. [online]. Diaksesdari:http://aneh-tapi-nyata.blogspot.co.id/2010/10/bergerak-dengan-kecepatan-cahaya.html
Inquirer, Skeptical. (2014). RELATIVITAS – HAFELE & KEATING. [online]. Diaksesdari:https://skepticalinquirer.wordpress.com/2014/11/17/relativitas-hafele-keating/

Ditulis Oleh : Shofi Dhiya ‘Ulhaq
Editor : Efrina Fitrianingrum

Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.