Wartapalaindonesia.com, PROFIL – Hangat, perhatian, terbuka, dan humoris. Itulah karakter yang selalu diingat oleh orang-orang di sekelilingnya. Laki-laki bernama lengkap Ir. Sunanadar Trigunajasa N. ini memang pemimpin yang begitu ramah kepada pegawai, mitra, maupun teman-teman pencinta alam.
Sebagai seorang insinyur lulusan Fakultas Kehutanan Institur Pertanian Bogor 29 tahun silam, ia pun sudah tak diragukan lagi pengalaman dan kemampuannya untuk membawa bendera Konservasi di negeri ini. Perjalanan karir yang ia tapaki setelah lulus kuliah hingga saat ini memang sudah dirintis di wilayah sekitar Jember, maka wajar saja ia terlihat begitu akrab walau bersama dengan masyarakat yang mayoritas campuran suku Jawa-Madura (Pandalungan).
Secara ringkas, inilah perjalanan karir kepala BKSDA Wilayah III yang biasa di sapa Pak Nandar tsb.
- Tahun 1988, setelah lulus kuliah, ia menjadi pegawai honorer selama 1,5 bulan di Sub BKSDA wil II (sekarang BKSDA Wil. III),
- Tahun 1988-1992, menjalankan proyek di Sukamade, yang pada saat itu masih belum menjadi Taman Nasional Meru Betiri, melainkan masih dalam lingkup Sub BKSDA Wil. II,
- Tahun 1992-1998, kembali ke kantor Sub Wil. II,
- Tahun 1998-2002, sebagai Kepala Seksi Konservasi Taman Nasional Alas Purwo (TNAP),
- Tahun 2002-2007, sebagai Kasubag Anggaran di Dirjen PHKA,
- Tahun 2004-2007, sebagai Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelestarian di Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA),
- Th 2007-2010, sebagai Kepala bagian Tata Usaha Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS),
- Th 2011-2016, sebagai Kepala BKSDA Wil III.
Meski pernah bertugas di Pulau Sumatera, namun sebagian besar waktu dan tempatnya adalah di sekitar Kab. Jember, sehingga cukup berat juga baginya untuk meninggalkan kota asri ini.
“Ada beberapa hal yang belum tentu dapat di temui di tempat lain tentang orang-orang disini. Orang-orang disini tuh kalau berbicara to the point, tak ada yang ditutup-tutupi, kebersamaan dan kekeluargaan juga sangat tinggi, dan aktivitas pemuda yang peduli dengan kegiatan konservasi cukup banyak dan kritis. Ini sangat mendukung perbaikan pengelolaan konservasi sumber daya alam.”
Apalagi kenangan masa muda hingga mendapatkan jodoh juga tertulis di tanah Jember. Namun sebagai pegawai pemerintah, maka tugas adalah ibadah baginya. Pada minggu ini beliau harus segera bertugas di BKSDA Kalimantan Timur. Meski demikian, wilayah kerja nya juga masih mencakup Kalimantan Utara, karena memang provinsi ini juga belum lama dipisahkan.
“Saya belum pernah loh, menjumpai anak-anak muda dengan semangat seperti mereka ini. Di tempat-tempat lain, anak-anak mudanya tak sama dengan disini. Dengan karakter seperti anak-anak muda disini, itu benar-benar sangat membantu kami selaku instansi pemerintah di bidang konservasi sumber daya alam dalam menjalankan tugas. Karena tanpa bantuan mereka, kami pasti kewalahan mengawasi dan mengelola kawasan konservasi, kan kawasan itu juga tak ada pagarnya,” kata pria kelahiaran Bogor, 26 Maret 1963 itu.
Sebelum pergi, beliau juga menitipkan beberapa pesan untuk orang-orang yang ditinggalkannya. Untuk pengelolaan BKSDA WIL III ke depan, selaku instansi, maka BKSDA patutnya mengelola wilayah konservasi bukan hanya untuk kepentingan wilayah konservasi sendiri dan berjalan dengan kaku, tetapi juga harus memperhatikan kepentingan masyarakat terhadap konservasi.
Selan itu, jangan lelah untuk mendukung dan menginformasikan penyelesaian, serta penigkatan kesadaran konservasi. Sedangkan untuk masyarakat luas, mari lah kita menjadi insan yang juga konservatif. Seperti apabila berkunjung ke wisata alam, diharapkan kegiatan wisata alam yang berkualitas dan berkelanjutan, contohnya pengunjung yang masuk kawasan konservasi jangan membuang sampah di kawasan konservasi, karena berdampak sangat buruk bagi kelestarian kawasan.
Kontributor : Nurlela Fatmawati (Jember, Jawa Timur)
Editor : Ragil Putri Irmalia
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Dokumentasi
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)
