Wartapalaindonesia.com, EKSPLORE – Para pendaki gunung yang tergabung dalam GASS Adventure yang sekretariatnya terletak di Jalan Raya Suko, Sidoarjo melakukan agenda rutin dengan mendaki Gunung Slamet, Jumat (16 Februari 2018) hingga Minggu (18 Februari 2018).
Pendaki yang bergabung dalam pendakian Gunung Slamet yakni 24 orang dari berbagai macam latar belakang, lokasi tempat tinggal mereka juga berbeda-beda mulai dari Kota Sidoarjo, Surabaya, Malang dan Tuban.
Menurut ketua rombongan yang akrab dipanggil Mas Dwi, “Gunung Slamet merupakan tempat yang cocok bagi para pendaki yang ingin merasakan ekstrim dan menantangnya jalur pendakiannya.”
Pendakian Gunung Slamet ini mengambil rute Bambangan yang terletak di Purbalingga, Jawa Tengah.Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah dengan ketinggian 3428 Mdpl.
Malam sebelum pemberangkatan para tim pendaki saling berkenalan antara satu dengan yang lainnya. Beberapa diantara mereka baru bertemu selain itu mereka juga mempersiapakan barang dan logistik untuk pendakian esok hari.
Perjalanan tim dimulai pada Kamis (15 Februari 2018) dari Sidoarjo. Perjalanan yang cukup melelahkan ± 12 jam perjalanan darat menuju Purbalingga, Jawa tengah.
Keesokan harinya Jumat (16 Februari 2018) tiba di pos perijinan Bambangan, dan bergegas memulai pendakian dikarenakan target camp pertama ada dipos 3.
Perjalanan dimulai dengan setiap orang diwajibkan membawa setangkai tanaman yang nantinya akan ditanam di area lereng Gunung Slamet.
Perjalanan menuju pos 1 diawali dengan medan ladang bawang yang dimilki oleh warga asli, sekitar perjalanan 30 menit disuguhi dengan hamparan ladang yang luas mulailah berjalan sedikit menanjak dengan pepohonan dan rumput.
Perjalanan yang cukup jauh dari pos perijinan ke pos 1, dengan hujan yang cukup lebat, perjalanan tidak bisa dilanjutkan lagi sampai dipos 3 karena kondisi yang sudah malam dan diguyur oleh hujan yang lebat, rombongan memutuskan untuk bermalam di pos 2.
Keesokan harinya sekitar pukul 09.00 WIB tim segera melanjutkan perjalanan. Jalur pendakian yang berat tersaji terus menanjak tak ada ampun, berbagai pendaki lain juga beriringan saling bertemu, berbagai daerah pula mereka dari Jawa Barat, Jakarta sampai luar pulau Jawa.
Akhirnya tiba di pos 3 sekitar pukul 11.00 WIB, di pos 3 banyak tenda didirikan karena memang di pos 3 ini cukup luas sehingga bisa digunakan untuk mendirikan tenda terlebih lagi masi ada warung yang berjualan disini.
Melangkah dari pos 3 menuju pos 4 jalurnya tetap berat cuman tidak begitu jauh sekitar 2 jam sudah sampai di pos 4 di sela sela jalan banyak pohon yang tumbang sehingga para pendaki harus ekstra keras untuk melewati jalur yang dihalangi pohon tumbang.
Perjalanan dilanjutkan menuju pos 5 medan tak jauh beda dengan sebelum-sebelumnya yang terus menanjak naik. Di pos 5 tim memutuskan untuk bermalam karena selain tempat yang pas untuk istirahat di pos 5 ini juga sumber air terakhir sebelum menuju puncak Slamet.
Dini hari sekitar pukul 02.00 WIB tim melanjutkan perjalanan menuju puncak, angin yang kencang dan suasana pagi yang begitu dingin mengiringi langkah tim menuju puncak.
Pos 6,7 dan 8 tak terasa telah terlewati begitu saja tiba di pos 9 sudah sangat jelas puncak tertinggi terlihat namun perjuangan yang ekstra berat harus dilewati, pasir,kerikil dan batuan cadas harus dilewati dengan perjuangan.
Sang surya mulai perlahan menampakkan sinarnya menandakan kebesaran tuhan yang tiada batasnya, awan yang luas terpecah oleh cahaya matahari, mulai terbit matahari terlihat begitu indah dari puncak Gunung Slamet, puncak tertinggi Jawa Tengah.
Kontributor : Alfun Salam
Editor : Idfiandini Darayani
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)