Percaya atau Tidak, Keselamatan yang Utama

Caption foto: Pendaki saat selfie di puncak Gunung Slamet. (WARTAPALA INDONESIA/ Alfun Salam)

Wartapalaindonesia.com, PERSPEKTIF – Indonesia terkenal dengan keindahan alamnya yang begitu luar biasa. Namun di sisi lain, masyarakat Indonesia juga sangat percaya akan hal-hal mistis yang berada disekelilingnya. Misalkan kepercayaan terhadap penguasa pantai selatan, ada Kanjeng Ratu Kidul dan  Nyi Roro Kidul, penguasa pantai utara sebagian masyarakat mempercayai Ratu Laut Utara.

Selain di lautan, gunung juga banyak menyimpan misteri yang tidak terpecahkan. Tiap gunung memiliki adat dan budayanya masing-masing yang tetap terjaga.

Gunung Arjuna di Jawa Timur misalnya. Berkembang di masyarakat dan pendaki yang sering ke Gunung Arjuna riskan bila mendaki dengan formasi anggota yang ganjil, tidak boleh berniatan dan berkata kotor dan lainnya. Selain itu ada tempat-tempat yang dianggap mistis seperti Arcopodo Gunung Semeru, Alas Lali Jiwo Gunung Arjuna, Pasar Setan Gunung Lawu, Pos Samarantu di Gunung Slamet.

Bermacam-macam misteri yang berkembang di masyarakat, seperti halnya kalau ada anak kecil di gunung atau hutan jangan diikuti, ada suara gendang atau alunan musik gamelan tidak perlu takut dan tetap tenang selain itu masih banyak lagi. Karena tiap daerah memiliki budaya yang berbeda-beda, tetap fokus dan tetap saling menjaga satu dengan lainnya bila menemukan hal seperti itu

Sebagai penggiat alam bebas, bagaimana cara kita menyikapi kepercayaan-kepercayaan yang berkembang di masyarakat ? Tentunya beragam, tergantung masing-masing latar belakang, ada yang sangat mempercayainya, ada yang menganggap biasa dan ada juga yang tidak mempercayai hal tersebut.

Percaya atau tidak percaya, keselamatan yang paling utama. Sehingga kita sebagai tamu atau orang luar daerah harus menghormati adat dan budaya setempat, sopan santun terhadap budaya yang sudah ada juga membantu kita menjauhi hal-hal yang tidak diinginkan, warga setempat juga akan dengan senang hati bila dihargai dan dihormati.

Kontributor || Alfun Salam, WI 190031

Editor || Muda Lahir Ria, WI 170013

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: