Caption Foto : Tim SAR gabungan Mapala melakukan pencarian korban erupsi Semeru dengan formasi berbanjar. Rescue area berada di wilayah desa Curah Kobokan, Lumajang. (WARTAPALA INDONESIA/Aziz Irsyadul Aqwam)
WartapalaIndonesia.com, Lumajang – Usai berkordinasi dengan Basarnas, tim SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI) bersama beberapa tim rescue Mapala yang bergabung di Posko Kemanusiaan SARMMI di Candipuro, melanjutkan operasi pencarian korban jiwa erupsi Semeru yang belum ditemukan. Pada Sabtu pagi. 11/12/2021).
Berbeda dengan operasi pencarian yang mereka lakukan pada hari sebelum, rescue area hari ini berada di barat laut dengan sudut 304 derajat dari desa Curah Kobokan. Candipuro. Lumajang.
Puluhan tim rescue dari berbagai organisasi melakukan pencarian di titik lain.
Rescue area yang disasar SARMMI dan Mapala yang bergabung, berupa ladang penduduk yang sebagian besar sudah tertutup lumpur tebal yang keras. Beberapa bagian ladang terlihat tanaman, jagung, tomat yang masih berdiri. Namun sudah kering karena suhu panas erupsi semeru.
Di medan datar, pencarian dilakukan dengan formasi berbanjar. Menyisir sejauh 300 meter. Lalu dilanjutkan sejauh 80 meter.
Dari sana penyisiran dilanjutkan dengan teknik memutar. Teknik ini membuat semua rescue area tersapu bersih. Termasuk sungai kecil yang berada di lokasi pencarian.
Namun korban belum ditemukan.
Tim rescue gabungan beberapa Mapala melakukan operasai pencarian di area ini karena sesuai data, di area ini ada korban erupsi Semeru yang belum ditemukan.
Kala erupsi Semeru, korban sedang mencari rumput pakan ternak di sekitar ladang.
Diperkirakan, korban berlari menyelamatkan diri ke arah sungai atau ke arah desa Curah Kobokan.
Namun korban tak berhasil menyelamatkan diri.
Operasi pencarian selesai pada tengah hari. Hal ini sesuai istruksi bahwa pencarian korban hanya sampai pada pukul 12 siang.
Personil Mapala yang bergabung pada pencarian di area barat laut desa Curah Kobokan adalah Muhammad Zulfikar, Aulia Rahman dari Stacia Univ. Muhammadiyah Jakarta. Nurdin Lessy dan Ahyar Stone dari SARMMI.
Dimas Bagus, Safira, Akhmad Husni Alam, Amar Mubarok dari Mapala Satria Univ. Muhammadiyah Purwokerto.
Fadhilah Qorianfafa, Mokhmad Nor Kholis Saputro, Aziz Irsyadul Aqwam, dari Mapala Univ. Muhammadiyah Yogyakarta.
Kemudian Yosep Alendra, Muhammad Rizki Vijay Khansyah dari Saptpala Jakarta. Terakhir Riki Aulia dan Reza Astrea Juplyandi dari Univ. Mercu Buana Yogyakarta. (AS)
Kontributor ||Rani Puspina, Mapala UMRI
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)
