Zero Waste, Gaya Hidup Kekinian untuk Selamatkan Bumi

Caption foto: Berbelanja menggunakan tote bag sebagai pengganti kantong plastik (sumber foto: larutan penyegar.com). (WARTAPALA INDONESIA/ Aci)

Wartapalaindonesia.com, EDUKASI – Bumi yang konon usianya sudah mencapai 4,543 miliar tahun, semakin mengkhawatirkan kondisinya. Bagaimana tidak?

Berbagai permasalahan, khususnya yang berkaitan dengan kerusakan lingkungan hidup kerap kali terjadi. Salah satu masalah akut yang hingga saat ini masih membahayakan bumi adalah jumlah sampah yang pertambahannya tidak sesignifikan upaya pendauran ulangnya.

Jika membayangkan sampah di jagad bumi ini cukup sulit, coba saja bayangkan sampah di rumah kita masing-masing. Berapa banyak kira-kira yang kita hasilkan dalam setiap harinya? Kemudian ingatlah bahwa yang menghasilkan sampah itu tidak hanya kita seorang, tetapi juga keluarga, tetangga, hinga seluruh warga kota, sampai akhirnya seluruh sampah itu berakhir di TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sampah yang ada di Indonesia hingga saat ini sudah seberat 67,8 juta ton. Meskipun terus bertambah, persoalan sampah bukan berarti tidak ada solusinya.

Selain menggunakan metode 3R (Reduse, Reuse, Recycle), kita juga bisa meniadakan produksi sampah atau yang biasa dikenal dengan zero waste. Di dalam situs Zero Waste Indonesia, zero waste adalah filosofi yang dijadikan sebagai gaya hidup demi mendorong siklus hidup sumber daya sehingga produk-produk bisa digunakan kembali.

Kuncinya adalah berupaya untuk menggunakan produk yang dapat digunakan berulang kali. Untuk memulai upaya zero waste, berikut adalah beberapa perlengkapan atau starter kit yang dapat disiapkan:

  1. Tote Bag
Sumber: Shutterstock

Tote bag adalah tas sederhana berbahan kain yang dapat digunakan sebagai pengganti kantong belanja berbahan plastik. Selain sebagai kantong belanja, saat ini tote bag juga kerap kali dipertimbangkan untuk estetika berbusana bagi anak muda karena desainnya yang cantik.

  1. Stainless Straw

    Sumber: Shutterstock

Sedotan berbahan dasar stainless merupakan bintang dari zero waste lifestyle nih! Di zaman sekarang, jangan mengaku kekinian kalau belum memiliki sedotan ini. Sebenarnya tidak mesti berbahan stainless, bahan dasar kaca dan bambu bisa dijadikan pilihan juga. Intinya, sedotan yang bisa dipakai berulang kali agar tidak menambah sampah.

  1. Sapu Tangan

    Sumber: Shutterstock

Dalam keseharian, tidak jarang kita bergantung pada tisu. Sebagai penganut zero waste lifestyle, hal tersebut tentu wajib disingkirkan! Salah satu alternatif dari tisu adalah sapu tangan yang mudah dibawa kemana pun.

  1. Wadah Makanan

    Sumber: Shutterstock

Siapa bilang, penganut zero waste lifestyle tidak bisa jajan atau membeli makanan di luar rumah? Tentu saja bisa! Selain membiasakan diri untuk makan di tempat (dine in), kita juga dapat membeli makanan dengan membawa wadah sendiri. Sebab tidak jarang, makanan yang kita beli (take away)dikemas dalam wadah sekali pakai yang sulit untuk didaur ulang.

  1. Botol Minum

    Sumber: Shutterstock

Botol minum adalah hal yang paling mendasar harus disiapkan. Alasannya tentu karena manusia pasti memerlukan banyak air untuk menunjang aktivitas harian. Daripada repot mencari air minum di tengah perjalanan, ada baiknya jika sudah disiapkan dari rumah.

Sebenarnya starter kit untuk menunjang gaya hidup zero waste tidak hanya terbatas pada lima hal di atas. Berbagai perlengkapan dapat ditambahkan asalkan mendukung upaya peniadaan produksi sampah.

Oh iya, saat ini zero waste sudah menjadi tren di kalangan anak muda atau yang biasa disebut generasi milenial loh! Sebut saja tokoh Nadine Chandrawinata, Ramon Y Tungka, dan Hamish Daud yang kerap kali mengampanyekan gaya hidup zero waste tersebut. Ditambah lagi, banyaknya anak muda yang menjadikan perlengkapan zero waste sebagai ladang usaha, sehingga membantu kita yang ingin mulai mengurangi produksi sampah dan menyelamatkan bumi.

Jadi, sudah siap menyelamatkan bumi dengan cara kekinian?

Kontributor || Aci, WI 200077

Editor || A. Phinandhita P., WI 150001

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: