WARTAPALA INDONESIA

28 Tahun Chobrut Memboemi: Camping Ceria, Reboisasi dan Donor Darah

Caption foto: Saat peserta melakukan kegiatan donor darah yang ditangani oleh PMI Mojokerto. (WARTAPALA INDONESIA/ Yulianingsih)

Wartapalaindonesia.com, PASURUAN – Peringati hari jadi yang ke-28 tahun Chobrut Hiking Club pada 27-28 April 2019 di Goa Jepang, Watukosek, Pasuruan. Acara yang digelar oleh keluarga besar Chobrut Hiking Club dan Bongso Alus ini mengusung tema “28th Chobrut Memboemi” dengan kegiatan Camping Ceria, Reboisasi Dan Donor Darah.

Peserta yang hadir 270 orang dari rekan-rekan komunitas dan masyarakat umum. Tujuan kegiatan untuk mengenalkan peninggalan sejarah Goa Jepang. Serta mengajak rekan-rekan komunitas pecinta alam dan masyarakat umum untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap alam. Juga kepedulian terhadap sesama melalui kegiatan reboisasi dan donor darah, lalu menjalin tali silaturrahmi antar komunitas.

Adapun tokoh yang terlibat dari PMI Mojokerto, beserta perwakilan ketua komunitas. Tamu undangan yang hadir dari Eyang Adventure, Kopdar Sidoarjo, Ujung Aspal Krian, Arus Bawah, TSA, Pendaki Sakit Jiwa, Formalitas Jatim, Mapala Mojosari, Senjapala, Jelajah Indonesia, Santoso Adv, D’Lereng adv, Pa Sinar Alam, Jejak Langkah Kecil, IPG Jatim, Katak Rimba, Mitos, Gondo Mayit, Ganesipala, Treppa Jr, Jejak Waru, Slanker Krembung, Slanker Moxer, Unto Alas, Kerapala, Sabawana Mahacita, Sarwo Adv, Info Seputar Gempol, Info Seputar Ngoro, Info Kriminal Lalu Lintas Nusantara, Saipala, Lipan, Osaka adv, Alang-Alang adv, Pendaki Gunung Surabaya, Textile Culture, Krankghank, Kalimasada pala, dan masyarakat umum.

Pembicara acara Pedro dari PMI Mojokerto, Samer dari Bongso Alus dan Erwin Kurniawan dari Chobrut Hiking Club. Acara ini diketuai oleh Yoseph Sebastian. Inti pesan dari pembicara pembekalan safetynya pendakian, reboisasi dan bakti sosial, juga donor darah.

Tindak lanjut pasca kegiatan bibit yang sudah di tanam akan dilakukan perawatan setiap minggunya oleh pihak panitia (Reboisasi), peserta bisa melakukan donor darah melalui PMI di wilayah masing-masing.

“Dengan diadakannya camping ceria ini supaya bisa saling mengenal sesama komunitas dan juga menyambung tali silaturrahim. Reboisasi dengan adanya penanaman bisa meningkatkan rasa kepedulian, gotong royong terhadap alam. Donor darah bisa meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan,” ungkap Erwin Kurniawan, Chobrut Hiking Club

“Saya suka dengan kegiatan camping ceria, reboisasi dan donor darah tersebut. Karena kegiatan tersebut tujuannya sangat positif. Khususnya buat kita pendaki pemula bisa lebih mengetahui dan mendapatkan informasi tentang pentingnya safety pendakian dari pemateri. Bisa saling mengenal sesama pendaki dan yang terakhir pentingnya donor darah, karena kita bisa berbagi untuk sesama,” jelas Wawan, dari Santoso Adventure.

Kontributor || Yulianingsih, WIJA Mojokerto

Editor || Dala Aria

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: