601 Relawan Bersihkan Bantaran Krueng Lamnyong, 864,4 Kilogram Sampah Terkumpul dalam Satu Jam

WartapalaIndonesia.com, BANDA ACEH – Sebanyak 601 relawan dari berbagai kalangan berpartisipasi dalam aksi bersih lingkungan (clean up) di bantaran Krueng Lamnyong, tepatnya di depan LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Jalan Lhok Pasie Tibang, Gampong Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Pada Minggu (27/9/2026).

Aksi pembersihan dilakukan di sepanjang 800 meter kawasan bantaran sungai dan sisi jalan sekitarnya. Peserta aksi bersih berhasil mengumpulkan sebanyak 864,4 kilogram sampah dalam waktu satu jam.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari instansi pemerintah, mahasiswa, organisasi, pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum. Berdasarkan data panitia, sebanyak 289 peserta berasal dari instansi pemerintah, 206 mahasiswa, 56 anggota organisasi, 25 pelajar, 17 masyarakat umum, dan 8 peserta dari komunitas.

Seluruh relawan bergotong royong menyisir area kegiatan untuk mengumpulkan sampah yang kemudian dipilah berdasarkan jenisnya.

Dari total 864,4 kilogram sampah yang berhasil dikumpulkan, terdiri atas 195,1 kilogram sampah organik, 299,6 kilogram sampah anorganik, 246,1 kilogram sampah residu, 116,9 kilogram sampah B3, dan 6,7 kilogram sampah daur ulang.

Membangun Kesadaran dan Tanggung Jawab Bersama
Ketua panitia sekaligus Leader World Cleanup Day (WCD) Banda Aceh, Fikrin Izria, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau dinas terkait, tetapi juga merupakan tanggung jawab setiap individu.

Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Fikrin juga mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan produk sekali pakai serta membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya.

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat semakin sadar bahwa sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah ataupun dinas terkait, melainkan tanggung jawab kita masing-masing.

“Mari lebih bijak dalam menggunakan barang sekali pakai dan biasakan membuang sampah pada tempatnya. Jangan pernah meninggalkan sampah di mana pun kita duduk, tetapi bawalah sampah itu ke tempatnya,” ajak Fikrin.

Dari Aksi Nyata Menuju Perubahan Perilaku
Aksi bersih lingkungan di bantaran Krueng Lamnyong ini tidak hanya menjadi kegiatan mengumpulkan sampah, tetapi juga menjadi upaya membangun kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.

Keterlibatan ratusan relawan dari berbagai kalangan menjadi wujud semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan sungai yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, WCD Banda Aceh berharap kesadaran menjaga lingkungan tidak hanya muncul saat kegiatan berlangsung, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tentang membersihkan sampah yang sudah ada, melainkan juga tentang mencegah munculnya sampah baru melalui kebiasaan dan perilaku yang bertanggung jawab.

Satu jam membersihkan lingkungan, tetapi menjaga kebersihan adalah tanggung jawab setiap hari. (Ik)

Kontributor || Ikram, WI 200152
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.