Caption Foto: Mahasiswa KKN IAIN Salatiga dan STIE “AMA” melakukan pengabdian bagi desa melalui penanaman bibit pohon/penghijauan. Kamis, (27/2). (WARTAPALA INDONESIA/Nur Cholis)
Wartapalaindonesia.com, Magelang- Kuliah kerja nyata (KKN) sebagai wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dimanfaatkan dengan sebaik – baiknya oleh mahasiswa IAIN Salatiga dan STIE “AMA” Salatiga. Mahasiswa KKN Posko 24 dan 45 IAIN Salatiga serta Posko 6 STIE “AMA” Salatiga mengadakan kegiatan penghijauan desa dan edukasi lingkungan kepada masyarakat (26/2).
KKN Posko 45 IAIN Salatiga yang berlokasi di Dusun Beningan II, Desa Bateh, Kec. Candimulyo, Kab. Magelang mengadakan kegiatan penghijauan dan recycle ban bekas. Kegiatan ini termotivasi oleh keinginan kuat untuk membagikan wawasan pengetahuan lingkungan kepada warga.
“Kita di sini terdapat sekelompok perempuan tani dan para pemuda yang belum banyak memahami tentang lingkungan, kami ingin menghijaukan dan memperindah jalan, serta membangunkan semangat untuk perhatian kepada lingkungan sekitar,” tutur Achmad Chairudin sebagai wakil ketua KKN posko 45.
Kegiatan penghijauan dilakukan dengan tanam 100 bibit pohon, yaitu pohon sengon, mahoni, jambu biji, dan sirsak. Masing-masing jenis bibit pohon tersebut berjumlah 25 bibit. Penanaman dilakukan di pinggir jalan dan pekarangan rumah warga.
Implementasi recycle ban bekas dimanfaatkan menjadi pot tanaman yang telah dicat semenarik mungkin dan diletakkan di pinggir jalan dan ditanami bunga pucuk merah. Hal tersebut dilakukan untuk menambah keindahan desa.
Tak hanya itu, KKN Posko 45 juga mengajarkan pengelolaan sampah plastik dengan memberikan pelatihan pembuatan ecobrick. Berbeda dengan Posko 45, Erkham Adriyan sebagai koordinator dusun menyampaikan bahwa Posko 24 IAIN Salatiga mengadakan penghijauan yang bertujuan untuk menambah pemasukan kas dusun dengan cara memanfaatkan lahan tanah bengkok milik pemerintah desa yang kosong (25/2).
Mahasiswa KKN yang ditempatkan di Dusun Marangan, Desa Podosoko, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang melakukan tanam bibit sengon sebanyak 80 bibit dan bibit jambu biji sebanyak 20 pohon di tanah bengkok tersbeut. Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Salatiga berlangsung selama 45 hari yakni 13 Februari – 26 Februari 2020.
Sementara pada Posko 6 KKN dari STIE “AMA” Salatiga, Agung Rahmawan Budi Hantoro selaku anggota posko tersebut menuturkan, bahwa poskonya mengadakan program kerja penghijauan juga dengan menanam pohon di pekarangan rumah warga (23/5). Jenis bibit yang ditanam yaitu pohon mahoni sebanyak 20 bibit, buah sirsak dan jambu biji masing – masing sebanyak 40 bibit.
Bibit – bibit ini dibagi menjadi dua dan ditanam di dua dusun yang berbeda yakni Dusun Plataran dan Dusun Krekesan, Desa Gogodalem, Kec. Bringin, Kab. Semarang. Motivasi Agung dan temannya melakukan program kerja tersbeut ialah permintaan warga dan berupaya memberikan manfaat semaksimal mungkin bagi masyarakat setempat.
“Motivasi kami melakukan kegiatan ini karena ada permintaan warga yang membutuhkan tanaman berbuah mas, mengingat disana banyak karetnya dan juga banyak lahan kosong di pekarangan rumah warga,” jelas Agung. Tak hanya penanaman pohon, KKN yang berlangsung selama sebulan yakni 28 Januari – 28 Februari 2020 ini juga mengadakan sosialisasi akan pentingnya menjaga lingkungan tetap lestari, dan workshop cara pengolahan sampah susah terurai.
Kontributor || Nur Colis, WIJA Salatiga
Editor || Dewi Ayuningtyas, WI 190042
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)