Sampah di Paru-Paru Dunia: Saat Hutan Menjerit

Oleh : Syafwan Abdillah
Mahasiswa IAI SEBI

Wartapalaindonesia.com, PERSPEKTIF – Bayangkan mendaki gunung untuk menikmati udara segar, tapi yang ditemui justru tumpukan plastik dan kaleng minuman. Hutan, yang seharusnya jadi paru – paru dunia dan rumah bagi ribuan spesies flora dan fauna, kini kian sesak oleh sampah.

Masalah ini bukan sekedar soal pemandangan. Satwa liar sering mengira plastik sebagai makanan, yang berujung pada kerusakan organ bahkan kematian. Lebih parahnya lagi, plastik butuh ratusan tahun untuk terurai. Jadi, satu botol yang ditinggalkan hari ini bisa tetap ada hingga cucu kita nanti.

Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indonesia menghasilkan lebih dari 60 juta ton sampah tiap tahunnya, 17% di antaranya plastik. Meski banyak menumpuk di kita, jejaknya kini merambah ke hutan dan taman nasional. Jika setiap pendaki meninggalkan “sampah kecil”, ribuan kunjungan bisa menjadikan gunung sebagai TPS raksasa.

Penyebabnya sangat jelas: kesadaran masyarakat yang rendah, fasilitas terbatas, dan aturan yang lemah pengawasan. Slogan “bawa turun sampahmusering kita lihat, tapi masih banyak yang mengabaikannya.

Meski begitu, harapan tetap ada. Generasi muda mulai bergerak melalui kampanye Zero Waste Hiking: sederhana, hanya dengan membawa pulang sampah pribadi. Gerakan ini lebih dari sekedar aksi bersih – bersih; ia adalah gaya hidup. Membawa botol minum isi ulang, wadah makan sendiri, dan mengurangi plastik sekali pakai adalah langkah kecil yang berdampak besar.

Hutan adalah warisan berharga. Jika kita membiarkannya tercemar, yang kita tinggalkan hanyalah hutan yang sakit. Mari buktikan bahwa cinta alam bukan hanya sekedar slogan atau caption di media sosial. Menjaga hutan dari sampah sejatinya adalah menjaga kehidupan kita sendiri. (SA).

Foto || Wartapala
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.