Caption foto: Peserta Latgab GH saat lakukan praktek kegiatan apliasi lapangan navigasi darat. (WARTAPALA INDONESIA/ Seprian Nurhidayatulloh)
Wartapalaindonesia.com, BOGOR – Latihan Gabungan Gunung Hutan (Latgab GH) Mapala se-Jabodetabeka kembali mengadakan kegiatan aplikasi lapangan navigasi darat pada 30 Oktober-1 November 2020 di kawasan Gunung Paseban, Megamendung, Bogor- Jawa Barat. Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai macam organisasi pencinta alam se-Jabodetabeka ini bertemakan “Kembali Bernavigasi”.
Dengan adanya kegiatan ini peserta dapat mengasah kemampuan serta mengulas kembali materi navigasi darat. Sebelum mempraktekkan langsung di lapangan, para peserta diberi materi terlebih dahulu seperti pengulasan peta, resection dan intersection, ploting jalur, penampang kontur, sudut pergerakan, titik koordinat dan penggunaan GPS.
Dalam kondisi seperti ini, peserta tetap mengikuti protocol kesehatan covid-19 dengan menggunakan masker, physical distancing dan menggunakan peralatan sendiri sesuai arahan yang diberikan oleh panitia.
“Alhamdulillah seneng banget rasanya bisa ngadain Aplikasi Lapangan Latgab Gunung Hutan Mapala se-Jabodetabeka setelah sekian tahun lamanya gak berjalan walaupun hanya materi navigasi darat aja. Kaget juga ternyata pesertanya bias melebihi perkiraan awal yang hanya sekitar 50 orang,” tutur Boceng, Pengurus Latgab Gunung Hutan.
“Saya mewakili pengurus mengucapkan terima kasih banyak kepada para peserta dari mapala se-Jabodetabeka atas partisipasinya serta panitia yang sudah bekerja keras dan meluangkan waktunya untuk kembali menghidupkan Latgab Gunung Hutan yang sempat vakum beberapa tahun belakangan ini.,” lanjutnya.
Boceng berharap dengan adanya kegiatan tersebut bias menjadi awal kembalinya kegiatan Latgab GH Mapala se-Jabodetabeka dan menjadi wadah untuk sharing serta menambah ilmu kawan-kawan Mapala se-Jabodetabeka, khususnya pada divisi Gunung Hutan.
“Maksud dan tujuan sebenarnya kenapa kegiatan aplikasi lapangan ini diadakan yaitu untuk menghimpun kembali adik-adik divisi Gunung Hutan Mapala se-Jabodetabeka yang kami harapkan bias meneruskan kepengurusan Latgab GH ini sehingga kegiatan bisa terus berlanjut,” tambahnya.
Tidak hanya materi navigasi darat saja yang didapatkan oleh peserta, melainkan juga mendapatkan materi Deforestasi Hutan yang diadakan oleh panitia dalam bentuk sharing session. Tambahan materi tersebut disampaikan oleh salah satu manajer kajian kebijakan WALHI , Boy Even Jerry Sembiring. Selain itu, kegiatan ini merupakan aktivitas untuk berbagi ilmu dalam bentuk kepedulian serta pelestarian lingkungan hidup.
“Semoga dengan dilaksanakannya latihan gabungan gunung hutan ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman teman-teman Mapala se-Jabodetabeka tentang navigasi darat. dan juga dapat mempererat tali silaturahmi antar Mapala se-Jabodetabeka,” ungkap Arinta, Ketua Pelaksana aplikasi lapangan Latgab GH.
Dengan itu, besar harapan pada kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya, agar Mapala se Jabodetabeka dapat menciptakan kekompakkan dari masing-masing peserta. Mari kita lestarikan alam serta menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan dengan menjaga alam sebaik-baiknya agar dapat dinikmati oleh generasi penerus.
Kontributor || Seprian Nurhidayatulloh, WIJA Tangerang Selatan
Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)