Caption foto: Suasana kegiatan Sosialisasi Pilah dan Olah Sampah di Desa Sapit. (WARTAPALA INDONESIA/ Ahmad Mu’azatul Huzaeri)
Wartapalaindonesia.com, LOMBOK TIMUR – Program Zero Waste murupakan salah satu program unggulan NTB sejak awal pemerintahan Zul-Rohmi. Salah satu langkah untuk mensukseskan program tersebut adalah dilaksanakannya Sosialisasi Gerakan Pilah dan Olah Sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nusa Tenggara Barat (DISLHK NTB).
Kali ini, Desa Wisata Sapit menjadi tempat pelaksanaan program tersebut. Atas inisiasi dari M. Hijazi Noor, Pemerintah Desa Sapit memfasilitasi DISLHK NTB dalam melaksanakan Sosialisasi Gerakan Pilih dan Olah Sampah dari Rumah.
Kegiatan ini digelar di Aula Kantor Desa Sapit, Kecamatan Suelam Kabupaten Lombok Timur. Sosialisasi yang digelar pada Selasa, 17 November 2020 ini diikuti oleh 25 orang peserta. Terdiri atas Kepala Wilayah (Kawil) se-Desa Sapit, Perwakilan Ibu PKK dan Kader Posyandu, serta perwakilan Pemuda Desa Sapit.
Pemerintah Desa Sapit menyambut hangat dan sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Sosialisasi ini juga turut dihadiri oleh Staf Bidang Pengelolaan dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan (Dian Sosianti) dan Team Satgas Zero Waste NTB (Rosmayadi, Yayuk wahyuni, dan Try Wahyudi), serta Pengelola Lombok Green.
“Sebagai salah satu Desa Wisata di NTB, kami sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini sebab kebersihan adalah syarat utama eksistensi Desa Wisata,” ungkap Salnep, PJS Kepala Desa Sapit sebelum membuka kegiatan tersebut.
“Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini Desa Sapit bisa menjadi desa yang bersih dan asri. Kami sangat mengharapkan agar peseta kegiatan ini dapat menularkan ilmu yang didapatkan pada kegiatan ini dapat diterapkan dan diinformasikan kepada warga Desa Sapit lainnya,” sambungnya.
Selaku inisiator terlaksananya kegiatan ini, M. Hijazi Noor mengungkapkan bahwa secara umum tujuan pelaksanaan sosialisasi ini adalah untuk memotivasi masyarakat memelihara kebersihan lingkungan. Sedangkan secara khusus tujuan kami melaksanakan kegiatan ini adalah untuk mempersisakan Desa Wisata Sapit yang bersih dan indah. Dan supaya masyarakat Desa Sapit dapat mengelola sampah rumah tangganya supaya bernilai ekonomis.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WITA hingga pukul 12.00 WITA ini berjalan dengan hangat sebab para peserta tertarik dan banyak berdiskusi dengan para pemateri.
Dalam kegiatan tersebut, Perwakilan DISLHK NTB membagikan Komposter Bag kepada semua peserta. Diharapkan peserta dapat menerapkan dan menularkan ilmu yang didapatkan dari sosialisasi tersebut kepada masyarakat Desa Sapit lainnya.
“Kegiatan sosialisasi yang diinisiasi hari ini merupakan awal yang baik terwujudnya wisata yang sustainable. Artinya bahwa terjaganya kebersihan desa wisata dengan mulai mengelola sampah dengan mandiri merupakan investasi jangka panjang untuk daerah wisata,” ungkap Dian selaku pemateri.
Selain mensosialisasikan pengolahan sampah, dalam kegiatan ini juga diberikan materi Tanaman Organik Kantong Mikroba (pembenahan tanah). Materi ini disampaikan oleh Yogi Aditia Putra dari Lombok Organik.
Yogi berharap dari kegiatan ini peseta dapat menularkan virus organik kepada masyarakat lainnya. Supaya ke depannya masyarakat dapat mengembangkan pertanian organik demi keseimbangan ekosistem dan kembalinya kesuburan tanah yang sudah jenuh unsur kimia.
Kontributor || Ahmad Mu’azatul Huzaeri, WI 200066
Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)