Komunitas Pendaki Elit: Pandemi Bukan Halangan untuk Tetap Mencintai Alam

Caption foto: Suasana fun camp saat materi berlangsung. (WARTAPALA INDONESIA/ Yenita Puspitasari)

Wartapalaindonesia.com, MADIUN – Adanya pandemi Covid-19 dan era tatanan kehidupan baru saat ini, tidak menyurutkan semangat para pecinta lingkungan. Terutama untuk tetap melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan tersebut.

Banyak sekali kegiatan yang bisa dikategorikan sebagai kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan. Salah satunya adalah kegiatan reboisasi atau penanaman pohon pada lahan-lahan yang gersang dan tandus.

Komunitas “Pendaki Elit” merupakan salah satu komunitas pendaki atau pegiat alam yang anggotanya berasal dari wilayah Madiun, Ngawi, dan sekitarnya.

Tidak hanya sekedar komunitas biasa, komunitas ini juga memiliki tujuan untuk melestarikan alam sekitar. Sehubungan dengan adanya tujuan dari komunitas tersebut, komunitas “Pendaki Elit” melaksanakan sebuah kegiatan Fun Camp.

Mengusung tema “Alam Adalah Kehidupan” kegiatan ini sebagai salah satu ajang silaturahmi antar sesama anggota dan beberapa komunitas pecinta lingkungan lainnya.

“Dari kegiatan kemarin kita bisa bersilaturahmi dengan teman-teman sesama pegiat alam dan kita bisa berkontribusi di wilayah tersebut. Selain itu, kita juga tetap bias berkegiatan di alam bebas pada saat pandemi seperti ini. Terutama melakukan reboisasi di gunung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” ujar Muhammad Alfan, selaku ketua panitia.

Pada kegiatan fun camp tersebut, juga diselingi dengan kegiatan penghijauan atau reboisasi dan kegiatan edukasi tentang konservasi lingkungan. Kegiatan reboisasi dilakukan dengan penanaman 150 bibit pohon cemara. Penanaman bibit pohon cemara tersebut dilakukan pada sekitar jalur pendakian ke puncak bukit Mongkrang.

“Pada acara kemarin kita juga melakukan penanaman pohon cemara

sekitar 150 bibit pohon,” tambahnya.

Kegiatan fun camp ini dilaksanakan di salah satu bukit yang bernama Bukit Mongkrang, yang terletak di Karanganyar, Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari satu malam (14 s/d 15 Desember 2020).

Dihadiri peserta sekitar 30 orang yang berasal pendaki Magetan, Ngawi, Madiun, Ponorogo, Karanganyar, Himpala Lawalata Ngawi dan juga anggota dari komunitas “Pendaki Elit” sendiri.

Bukit Mongkrang sendiri merupakan salah satu bukit yang baru saja diresmikan sebagai tempat pendakian. Bukit ini terletak di sebelah Gunung Lawu, sehingga memiliki pemandangannya sangat bagus.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat baik bagi manusia maupun bagi lingkungan.

“Adanya kegiatan ini memiliki banyak manfaat diantaranya yang pertama adalah mendapatkan materi dasar konservasi dan sadar diri atas keberlangsungan alam dengan cara reboisasi dan tidak sekedar menanam tetapi ada follow up. Kedua, mencetak generasi yang sadar diri terhadap kepedulian lingkungan. Terakhir, bisa lebih dekat dan lebih bisa menyamakan misi dengan sesame pecinta alam,” tutur Azam, salah satu peserta fun camp dan merupakan anggota komunitas “Pendaki Elit”.

Kontributor || Yenita Puspitasari, WI 200075

Editor || Danang Arganata, WI 200050

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.