Caption foto: Suasana saat kegiatan olah raga pagi oleh peserta. (WARTAPALA INDONESIA/ Albab Jannatul Firdaus)
WartapalaIndonesia.com, PESAWARAN –Pengujung 2020 kemarin merupakan momentum yang special bagiKomunitas Pecinta Alam dan Sosial Lampung atau Kompas Lampung. Sebab perkumpulan yang telah aktif sejak 2018 tersebut memeringati hari jadi yang ke-2 dengan menggelar sebuah acara di alam terbuka dengan tajuk “Komunitas Sadar Bencana”.Kegiatan itu dihelat di Bukit Cendana, Pesawaran, Lampung pada Sabtu dan Minggu (26-27/12/2020) lalu.
Menjadi semakin spesial, acara Komunitas Sadar Bencana tidak hanya diikuti total 50 personel Kompas Lampung, melainkan juga dihadiri masyarakat umum dari berbagai komunitas dan anggota Basarnas Lampung. Di kegiatan ini Basarnas Lampung juga dalam kapasitas sebagai pemateri yang pembawakan materi tentang bencana.
Selain bertujuan sebagai penyadaran diri soal pentingnya pengetahuan tentang bencana alam, acara Komunitas Sadar Bencana juga bertujuan untuk menyambung silaturahmi antar komunitas pecinta alam, wadah berbagi ilmu,dan ajang tukar pandangan dalam mewujudkan setiap visi dan misi dari setiap komunitas.
Kegiatan yang berlangsung dua hari itu dibuka dengan acara sharing session kebencanaan dipandu Basarnas Lampung, dilanjutkan dengan acara sharing session antar komunitas. Berikutnya untuk menjaga kebugaran tubuh di masa pandemi Covid-19 dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, acara diteruskan dengan aktifitas senam pagi bersama dan operasi bersih di sekitar lingkungan kegiatan.
Muhammad Yusuf, Ketua Kompas Lampung mengatakan bahwa organisasinya berinisiatif mengadakan acara ini sebagai bentuk kesadaran dan kewasadapaan terhadap bencana.
“Dalam rangka hari jadi kami yang ke-2, kami mengadakan event Komunitas Sadar Bencana sebagai bentuk kesadaran dan kewaspadaan terhadap bencana alam di sekitar kita,” ungkapnya dalam pidato sambutan.
Pernyataan senada juga diucapkan Slamet Iman Santoso, perwakilan Basarnas Lampung yang hadir di acara Komunitas Sadar Bencana.
“Acara seperti ini menjadi tahap awal untuk kita semua supaya sadar atas bencana alam di sekitar,” imbuhnya.
“Terimakasih kepada Kompas Lampung yang telah menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Semoga nantinya terus ada kegiatan-kegiatan seperti ini dari setiap komunitas-komunitas yang memupuk kesadaran setiap masyarakat akan potensial bencana alam,” tandas Slamet.
Kontributor || Albab Jannatul Firdaus, WI 200110
Editor || Danang Arganata, WI 200050
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)