Mapala Sagarmatha Gelar Ekspedisi Gunung Malino 2396 MDPL

Caption foto: Ekspedisi Pendakian di Gunung Malino, Trakking jalur pendakian Gunung Malino (WARTAPALA INDONESIA, Sahdan) 

Wartapalaindonesia.com, SULTENG – Kamis 25 maret hingga 1 April 2021, Mapala Sagarmatha, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, melakukan kegiatan ekspedisi pendakian di Gunung Malino, via Desa Janja Kecamatan Lampasio Kabupaten Toli-toli Sulawesi Tengah.

Kegiatan tersebut dalam rangka pembukaan jalur pendakian dari sisi barat Gunung Malino. Kegiatan yang mengambil tema “Eksplorasi Buyule Malino 2021” dan memberangkatkan Tim berjumlah tujuh orang.

Munawan, Ketua Mapala Sagarmatha, mengatakan bahwa Tim yang beranggotakan tujuh orang yang diturunkan adalah Anggota Biasa Mapala Sagarmatha, dengan tujuan untuk membuka jalur pendakian dan mengumpulkan informasi terkait kearifan lokal.

Diskusi dengan Kepala Desa Janja usai lakukan pendakian
Diskusi dengan Kepala Desa Janja usai lakukan pendakian

“Pengumpulan data tersebut seperti kearifan lokal masyarakat setempat, pengamatan vegetasi dan satwa, serta potensi lain yang terdapat di sekitar jalur pendakian.” ungkapnya, Kamis (08/04/2021).

Dari informasi dan data lapangan yang tim peroleh, maka kedepannya dapat menjadi acuan ataupun sebagai informasi tambahan bagi para pendaki yang ingin melakukan pendakian ke Gunung Malino.

“Disamping pengumpulan data kearifan lokal masyarakat setempat, tim juga mengumpulkan data-data sepanjang jalur pendakian, guna yang kemudian nantinya sebagai refrensi didalam pendakian,” jelasnya.

Tidak itu saja ekspedisi ini juga didukung oleh masyarakat setempat yang mana menurut masyarakat jika kedepannya tempat tersebut banyak diminati para pendaki maka tentu nantinya akan membangkitkan ekowisata desa tersebut.

Tim Pedakian di Puncak Malino 2396 Mdpl
Tim Pedakian di Puncak Malino 2396 Mdpl

“Pemerintah setempat, khususnya Desa Janja sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena pendaki bisa mengunakan jasa Katinting (tranportasi sungai) untuk memudahkan akses menuju Shelter 1. Dengan menggunakan jasa ini, tentu akan menambah penghasilan masyarakat” ungkapnya.

Ditambahkan Alif Hidayat selaku ketua Tim pendakian gunung dengan ketinggian 2396 mdpl itu menuturkan bahwa, kegiatan buka jalur sarat akan pengetahuan tentang navigasi darat, manajemen perjalanan, pun fisik dan mental peserta selama di lapangan.

“Tracking jalur ini terbilang mudah, melewati enam Shelter kemudian puncak Malino, dengan waktu tempuh empat sampai lima hari pendakian normal,” katanya.

Kontributor || Sahdan, WI 200082

Editor || Soprian Ardianto, WI 200136

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

4 Comments

  • Muhammad Rais , April 9, 2021 @ 10:39 am

    Foto foto kegiatan ditambah

  • Fadly karundeng , April 9, 2021 @ 10:39 am

    Mantap

  • Yerri andrianus , April 19, 2021 @ 11:34 pm

    Mapala sagarmatha jaya💪

  • Yerri andrianus , April 19, 2021 @ 11:37 pm

    Sagarmatha jaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.