Wartapalaindonesia.com, SURAKARTA – Om Don, sapaan akrab bagi Don Hasman berkali-kali terlontar dari para peserta hunting yang mengaduk-aduk segala penjuru pasar klewer hingga masjid besar Surakarta. Bunyi rana kamera berkali-kali terekam dalam gendang telinga para pemburu geliat aktivitas salah satu sudut kota spirit.
Hunting kali ini merupakan ajang belajar bagi para perekam jejak kehidupan. Langsung dibawah arahan Don Hasman, banyak dari peserta yang tak segan-segan menguras ilmu yang dimiliki oleh salah satu dari 100 fotografer terbaik dunia versi majalah times.
Diawali dengan workshop di Gedung J ruang Seminar Universitas Muhammadiyah Surakarta, sang pakar mulai menatar para peserta dengan transfer ilmu yang cukup menyenangkan.
Pada tanggal 25 Mei kali ini workshop diadakan, yang merupakan rangkaian dari Milad ke-36 Malimpa. Setelah membagikan ilmunya, Om Don segera mengajak para peserta untuk hunting ke kawasan yang menjadi spot pembidikan kamera singgle. Dan dengan kepekaan tingkat tinggi para panitia, terlebih dahulu peserta diajak untuk menikmati hidangan santap siang bersama.
Setelah puas santap siang, Om Don mengajak para peserta untuk segera merekam jejak kehidupan kota Surakarta yang begitu kaya akan ragam budaya. Para peserta yang sangat semangat mengikuti hunting bersama sang pakar, tak segan-segan memburu spot paling menarik baginya. Puas dengan segala rekamannya, para perekam ini kembali menuju kampus UMS.
Kini giliran Om Don untuk mengevaluasi hasil rekaman para peserta yang tetap terlihat senyum sumringah meski lelah di bibir mereka. Hasilnya? Setiap peserta yang diberi kesempatan menunjukkan satu karyanya benar-benar membuat Om Don ikut pusing pala berbie kala melihat potensi para peserta yang berkali-kali juga Om Don menggelengkan kepala dan mengacungi jempol kala melihat satu persatu karya peserta.
Om Don puas dengan karya para peserta, dan memutuskan satu karya yang bagi Om Don cukup kompleks di mana karya itu menunjukkan aktivitas transaksi gamestone sebagai salah satu foto terbaik dan pemenang hunting kala itu.
Meski begitu Om Don cukup tergelitik dan berkali-kali berkelakar kala melihat karya peserta dari perwakilan Wartapala Indonesia yang hanya berbekal camera smartphone berhasil mengambil foto penjual BH melalui teknik candit yang dinobatkan oleh Om Don menjadi runner up pada hunting kala itu.
Pada akhirnya, semua ilmu dan kegiatan hunting yang sangat seru dan memuaskan kala itu ditutup dengan sarasehan santai di sekretariat Malimpa. Di situ Om Don menjelaskan bagaimana perjalanannya kala bergumul di dunia fotografi beserta lika-likunya.
Laporan : A. Phinandhita P.
Editor : Nur Khafidoh
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)










