Mapala Untan – Tri Dharma Dibatas Negeri

Caption foto: Mapala Untan saat melangsungkan kegiatan Betung Expedition dalam rangka perubahan status/ syarat jenjang menjadi Anggota (WARTAPALA INDONESIA, Alfikri)

Wartapalaindonesia.com, PONTIANAK – Pada tanggal 28 Juni sampai dengan 18 Juli 2021 Betung Expedition Mapala Untan telah berhasil melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dibatas negeri dikawasan Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK). Kegiatan ini dalam rangka syarat menjadi keaanggotaan.

Betung Expedition Mapala Untan merupakan ekspedisi wajib untuk menjadi anggota Mapala Untan yang dilaksanakan oleh Jordi Febriadi, Nurul Setiyawati, Florentina Jermany Junia Delvana, Ilham Akbar Firmana, dan Wiji Rahayu Lestari serta didampingi 2 orang mentor Valentino Sagai Lanying dan Verin Himatun Soraya.

Kegiatan ini memiliki rangkaian (1) Penelitian Studi Habitat Ikan Semah Tor Sp di Daerah Aliran Sungai (DAS) Embaloh Desa Menua Sadap, Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu; (2) Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) di Desa Tanjung Lasa, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu; dan (3) Pendakian Gunung Betung 1.128 mdpl di kawasan TNBKDS.

Jordi Febriadi, selaku ketua tim ekspedisi menceritakan, Ekspedisi ini dimulai dengan melakukan kegiatan PPM mulai tanggal 2-4 Juli 2021 di Desa Tanjung Lasa. Kegiatan ini meliputi pemberian buku hasil donasi kepada Pemerintah Desa, sosialisasi pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga, bakti sosial halaman balai desa, dan edukasi motivasi menggapai cita-cita nagi siswa SDN 13 Tanjung Lasa.

“PPM ini diharapkan agar masyarakat dapat memanfaatkan limbah rumah menjadi pupuk yang berguna untuk pertanian, menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta memotivasi anak-anak Desa Tanjung  Lasa agar memahami betapa pentingnya cita-cita dan pendidikan bagi generasi bangsa,” ungkapnya, Sabtu (7/8/2021).

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan Penelitian Studi Habitat Ikan Semah di DAS Embaloh Desa Menua Sadap pada tanggal 6-8 Juli 2021. Studi ini melakukan pengambilan data di tiga stasiun yang berjarak 100 meter. Masing-masing stasiun ada lima titik sampel.

Terakhir lanjutnya, Pendakian Gunung Betung pada tanggal 10-16 Juli 2021. Pendakian bertujuan untuk membuka jalur wisata dan riset tentang keanekaragaman flora dan fauna di sepanjang jalur pendakian, dan sepulang dari pendakian kegiatan dilanjutkan dengan penelitian pada ikan semah.

Ditambahkan, Arjun Farmando Saragih selaku Ketua Umum Mapala Untan mengucapkan banyak terima kepada semua pihak yang terlibat dalm mendukung kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik dan semoga apa yang dihasilkan dalam kegiatan semoga bermanpaat dikemudian hari.

“Ucapan terimakasih ini kami persembahkan khususnya keluarga besar Mapala Untan, Untan, Balai Besar TNBKDS, Yayasan Kehati dan Biodiversity Warrior Kehati, KODAM XII Tanjungpura, Wildlife Frame Organization, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, Bulog Kanwil Kalimantan Barat, PT. Indofood, Terminal Konveksi, Suryanation, serta media partner dari Wartapala,” ungkapnya.

Kontributor || Alfikri, WI200102

Editor || Soprian Ardianto, WI 200136

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.