KMPLHK Ranita UIN Jakarta Respon Erupsi Gunung Semeru

Caption foto: Tim KMPLHK Ranita UIN Jakarta saat tiba di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (WARTAPALA INDONESIA, Dean Rewi)

Wartapalaindonesia.com, JAKARTA – Letusan gunung Semeru terjadi secara tiba-tiba, tanpa peringatan dini gunung tersebut erupsi pada Sabtu, 4 Desember 2021 sekira pukul 14.50. Akibat hal ini sisa aliran lahar yang masih dalam kondisi panas dengan disertai derasnya hujan abu mengarah kesekitaran Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo.

Dengan persitiwa tersebut tim KMPLHK Ranita langsung merespon peristiwa erupsi di Gunung Semeru. “Maka itu pada Senin, 6 Desember 2021 kami mendelegasikan 2 orang relawan yakni: Yogi “Tapang” Handika (RAN.17.330) dan Fitri “Ceba” Diani (RAN.19.356).” jelas Ketua Posko, Nur Azizah, Senin (13/12/2021).

Tidak itu saja lanjutnya, tujuan dari pendelegasian kedua anggota tersebut yaitu untuk melalukan assessment peristiwa erupsi Gunung Semeru dan evakuasi pada masa tanggap darurat, serta membantu proses pemulihan wilayah terdampak pasca bencana.

Dijelaskan Nurazizah, pada 6 Desember 2021 pukul 16.45 tim berangkat menggunakan transportasi kereta dan sampai pada stasiun Malang pada Selasa, 7 Desember 2021 pukul 07.26, perjalanan selanjutnya yaitu ke Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menggunakan mobil bersama relawan dari Tagana. Tiba di posko, tim melanjutkan perjalanan untuk melakukan assesment awal.

“Berdasarkan hasil assessment, informasi yang didapatkan yaitu wilayah terdampak di 2 Kecamatan yakni Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo tepatnya di Desa Juogasari, Desa Sumberwuluh, Desa Penanggal, Desa Sumbermujur, Desa Kloposawit, Desa Sumberejo, Desa Tambahrejo dan Di Kecamatan Pronojiwo yakni Desa Pronojiwo, Desa Supiturang, Desa Oro-oro Ombo dan Desa Sumber Urip.” Terangnya.

“Dengan pengungsi pada masing-masing kecamatan yaitu Kecamatan Candi Puro sebanyak 46.360 jiwa, Kecamatan Pronojiwo sebanyak 29.376 jiwa dan luka ringan sebanyak 5 jiwa, luka berat sebanyak 32 jiwa, serta pasien yang dirujuk ke Puskesmas Penanggal sebanyak 25 jiwa dan pasien yang dirujuk ke RSDH, RSB, RSB sebanyak 12 jiwa.” tambanhnya.

Tidak itu saja, KMPLHK Ranita UIN Jakarta membuka donasi bagi siapapun yang ingin membantu masyarakat terdampak pasca erupsi Gunung Semeru Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Donasi dapat disalurkan melalui BNI dengan nomor rekening 0733103399 (a.n KMPLHK RANITA UIN JAKARTA) dan dana 088210264134 atas nama Siti Robiatul Adawiyah, untuk konfirmasi lebih lanjut bisa menghubungi contact person +62 882 1026 4134 atas nama Siti Robiatul.

Kontributor || Dean Rewi, KMPLHK Ranita
Editor || Soprian Ardianto, WI 200136

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.