Wartapalaindonesia.com, KARAWANG – Bara Rimba sebagai organisasi ekstrakurikuler Penggiat Kegiatan Alam Bebas di SMKN 1 Rengasdengklok pada tanggal 28 – 31 Mei 2015 melaksanakan Ekspedisi Rungking. Ekspedisi Rungking adalah kegiatan pembuatan jalur panjat tebing alam di Gunung Rungking – Kec. Tegalwaru yang dilaksanakan oleh siswa kelas XII SMKN 1 Rengasdengklok.
Panjat Tebing yang merupakan salah satu kecabangan kegiatan alam bebas dan yang tengah dikembangkan di internal Bara Rimba sebagai olahraga prestasi maupun olahraga kepetualangan.
Anggota Bara Rimba siswa kelas XII SMKN 1 Rengasdengklok yang pada tanggal 16 Mei 2015 mendapatkan kelulusan ingin melaksanakan syukuran atas kelulusannya dan juga bhakti atas keilmuannya di bidang panjat tebing.
Yaitu dengan cara membuat jalur panjat tebing sport di Gunung Rungking, selain syukuran serta bhakti atas kelulusan kelas XII kegiatan ini juga bagian dari rangkaian Harlah Bara Rimba yang ke-3 tahun pada tanggal 20 Mei 2015. Sehingga anggota Bara Rimba ingin memberikan sumbangsih pada dunia kepetualangan di Karawang dengan cara membuat jalur panjat tebing.
Gunung Rungking sendiri sudah terkenal dengan tebing-tebingnya yang menjulang tinggi dengan jenis batuan andesit yang menggoda para pemanjat professional maupun amatir untuk di panjat. “Saat ini Gunung Rungking baru memiliki satu jalur sport yang itupun sudah lama di buat yaitu sekitar tahun 2004an” kata Cahya ketua Team Pendahulu.
Sejak saat itu belum ada kegiatan pembuatan jalur panjat permanen lagi di Gunung Rungking, dan Bara Rimba merasa terpanggil untuk membuat jalur panjat tebing di Gunung Rungking. Gunung Rungking terletak di salah satu gugusan dari Pegunungan Sanggabuana Desa Cigunungsari Kec. Wargasetra Kab.Karawang.
Team Pendahulu Ekspedisi Rungking Bara Rimba yang telah turun sejak tanggal 28 Mei terus mencari tebing yang cocok untuk di panjat. Hingga tanggal 29 Mei akhirnya disebelah tenggara kompas dari Dinding ‘Koman’ ditemukan tebing yang cocok dan aman untuk di panjat.
“Team Pemanjat Ekspedisi Rungking Bara Rimba pada tanggal 30 Mei setelah menerima pengarahan dari Team Pendahulu langsung melakukan pemasangan Hanger serta Truebolt” jelas Dadang Sobari Ketua Team Pemanjat. Hanger serta Truebolt yang di pasang di teras pertama ini untuk pemasangan Anchor yang akan digunakan untuk system Top Rope dengan Top Belay.
Tanggal 31 Mei 2015 Team Pemanjat setelah melakukan pengecekan dan pemasangan Anchor langsung menguji panjat. Pengujian panjat ini dilakukan oleh empat anggota Team Pemanjat yang di bantu enam Team Pendahulu. Setelah dilaksanakan uji panjat dan dinyatakan aman untuk di panjat, maka tebing tersebut diberi nama sesuai kesepakatan Team Ekspedisi dengan nama ‘Rengasdengklok Style’.
“Tebing ‘Rengasdengklok Style’ ini diberi nama seperti itu karena pencarian, pembuatan, pemasangan dan pengujiannya dilakukan oleh anggota Bara Rimba yang merupakan siswa SMKN 1 Rengasdengklok” beber Dadang. Sehingga tebing ini memiliki cita rasa jalur dan gaya pemanjat siswa-siswa SMKN 1 Rengasdengklok yang ada di Kec. Rengasdengklok.
Pada Ekspedisi Rungking tahap pertama ini jalur yang sudah di uji dan di buat baru 10% dari puncak tebing yang hampir mencapai 200 meter tingginya. Semoga secepatnya Bara Rimba dapat merampungkan jalur panjat tebing ‘Rengasdengklok Style’ ini sampai puncak tebing dan bermanfaat bagi para petualang di Karawang khususnya dan Indonesia umumnya.
Selain pembuatan jalur panjat tabing, Bara Rimba dalam Ekspedisi Rungking ini juga melakukaan pendataan Flora serta Fauna di sekitaran Gunung Rungking. Team Pendata Ekspedisi Rungking telah banyak menemukan kehadiran dari berbagai Fauna serta Flora endemic yang telah lama dinyatakan hilang kebaraadaannya banyak ditemukan di sudut terdalam hutan belantara Gunung Rungking.
Laporan pendataan Flora dan Fauna Gunung Rungking ini akan dijadikan fakta bahwa Hutan Pegunungan Sanggabuana – Karawang masih memiliki keanekaragaman hayati yang perlu dijaga kelestariannya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu kelancaran Ekspedisi Rungking, terutama kepada warga dan perangkat desa Cigunungsari Kec.Tegalwaru dan Perhutani BKPH Pangkalan KPH Purwakarta” ujar Manajer Ekspedisi Arip Munawir.
Dan semoga pada tahapan-tahapan selanjutnya Team Ekspedisi Rungking Bara Rimba selalu diberi kekuatan dan keselamatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
Kontributor : Willy Firdaus
Editor : Nur Khafidoh
Kirim Pers Release kegiatan / artikel / berita / opini / tulisan bebas beserta foto kegiatan organisasi / komunitas / perkumpulan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081553355330 (Telp/SMS/WA)
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)


2 Comments