Relawan SARMMI dan Korban Gempa Cianjur Gotong Royong Robohkan Rumah Rusak Berat

Caption foto : Rumah rusak berat, rentan roboh mendadak. Lantaran itulah merobohkannya tak bisa dilakukan sembarangan. Perlu perhitungan dan strategi tertentu dari relawan berpengalaman. (WARTAPALA INDONESIA / Ufadhia Anjani)

WartapalaIndonesia.com, Cianjur – Kampung Ciseupan merupakan salah satu kampung di Cianjur yang mengalami kerusakan parah lantaran gempa yang terjadi beberapa waktu lalu. Rumah-rumah di kampung yang berada di wilayah Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku tersebut, hampir semuanya rusak. Mulai dari rusak ringan, sedang, hingga rusak berat.

Di kampung yang mayoitas warganya buruh tani itulah SARMMI (SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia), mendirikan posko kemanusiaan guna melakukan pendampingan.

Posko Kemanusiaan SARMMI dikelola oleh relawan dari Mapala Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Pattupala Jakarta, Stacia UMJ, Sapta Pala SMAN 7 Jakarta, Camp STIE Muhammadiyah Jakarta, Mapala Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur.

Diterangkan oleh Kordinator Posko Kemanusiaan SARMMI Ahyar Stone, ada 11 kegiatan kemanusiaan yang diselenggaralan relawan di Kampung Ciseupan. Di antaranya, merobohkan rumah warga yang rusak berat. Kemudian mendirikan hunian darurat di pondasi rumah yang dirobohkan. (11/12/2022)

“Nyaris tak ada lahan kosong di Kampung Ciseupan yang dapat dipinjam warga sebagai lokasi mendirikan hunian darurat. Makanya merobohkan rumahnya sendiri menjadi kebutuhan prioritas, karena lahannya bakal diipakai warga mendirikan hunian darurat,” lanjut Ahyar.

Rumah rusak berat, rentan roboh mendadak. Situasi ini tentu membahayakan. Lantaran itulah, merobohkan rumah yang rusak berat, tak bisa dilakukan sembarangan. Perlu perhitungan dan strategi tertentu dari relawan berpengalaman.

“Kami mengajak warga, agar warga langsung belajar merobohkan rumah memakai peralatan sederhana. Namun efektif, berhasil dan tetap aman,” jelas Ahyar.

Tercatat 7 rumah berhasil dirobohkan. Selanjutnya dikerjakan warga Kampung Ciseupan.

Menurut Ketua RT 03 Kampung Ciseupan, Ishak Wahyudin, semula warga takut merobohkan rumahnya yang rusak berat. Juga tak tahu caranya. Setelah melihat relawan SARMMI melakukannya, warga mulai berani melakukan dan juga tahu caranya.

“Setelah melihat dan belajar langsung dari relawan SARMMI, sekarang warga mulai berani merobohkan rumahnya dan juga mengerti caranya. Hal ini membuat saya yakin Kampung Ciseupan dapat segera bangkit dan pulih lebih cepat,” kata Ishak Wahyudin dengan optimis. (AS)

Kontributor || Nuraini Aulia Rochmah, WI 210167
Editor || Nindya Seva Kusmaningsih, WI 160009

 

 

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.