Bantu Kurangi Angka Kecelakaan Kerja, Mapalawaska Purwakarta Selenggarakan Seminar K3

Caption foto : Seminar K3 yang diselenggarakan Mapalawaska diikuti oleh masyarakat umum dan mahasiswa STT Wastukancana Purwakarta. Sebagian besar mahasiswa STT adalah pekerja dan berdekatan dengan kawasan industri. (WARTAPALA INDONESIA / Dok. Mapalawaska)

WartapalaIndonesia.com, PURWAKARTA – Mapalawaska (Mahasiswa Pecinta Alam STT Wastukancana Purwakarta) menyelenggarakan seminar bertema “Pengenalan dan Penerapan Dasar Kesehatan dan Keselamatan Kerja”.

Seminar ini merupakan upaya melakukan penerapan dan implementasi mengenai program Kesehatan Keselamatan Kerja (K3).

Acara yang dihadiri oleh masyarakat umum, serta mahasiswa dan mahasiswi Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Wastukancana Purwakarta, diselenggarakan pada 16 Juli 2023.

Mapalawaska sebagai penyelenggara, berupaya mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan aman, sehingga dapat mengurangi probabilitas kecelakaan kerja ataupun penyakit akibat kelalaian yang mengakibatkan demotivasi dan defisiensi produktivitas kerja.

Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi semua pihak dalam pelaksanaan K3, termasuk peran dari praktisi, dan akademisi perguruan tinggi dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia, khususnya mahasiswa untuk siap ditempatkan dan bekerja pada bidang K3.

Melalui kegiatan ini pula diharapkan terjalin komunikasi dan kerja sama yang baik antara pelaku di bidang K3, masyarakat dan pemerintah.

Sapta Rahmat Riyadi sebagai narasumber utama berkata, aplikasi K3 sangat penting dilaksanakan dalam keseharian. Tidak hanya di tempat kerja, tapi juga dirumah, kampus dan di manapun, agar tercipta produktifitas kerja, baik dari tingkat daerah sampai nasional.

“Jangan pernah berhenti melakukan kegiatan indikator awal, seperti melakukan kegiatan prinsip-prinsip K3. Kemudian menerapkan pengetahuan dan keterampilan dan melakukan motivasi kepada pekerja tentang K3, karena yang menjadi faktor utama dalam K3 adalah faktor personalnya,” terang Riyadi.

Sementara itu Ketua Mapalawaska Rizqi Abdul Barri menyebutkan, dii STT Wastukancana kebanyakan mahasiswanya adalah pekerja dan berdekatan dengan kawasan industri.

Kami ingin lanjut Rizky, mengajak mereka untuk lebih menerapkan K3, baik dalam kegiatan sehari hari di kampus, lingkungan masyarakat ataupun dalam dunia pekerjaan. Kecelakaan tak hanya menyebabkan kematian, kerugian materi dan moril, namun juga dapat mempengaruhi produktifitas dan kesejahteraan kita bersama.

“Maka harapan kami dalam kegiatan Seminar K3 ini, peserta mendapat pengetahuan serta dapat mencegah, mengurangi penyakit dan kecelakaan akibat kerja,” harap Rizky.

Harapan yang sama disampaikan pula oleh seorang peserta Seminar K3 bernama Andi. Dirinya berharap acara ini dapat dilakukan secara berkesinambungan, dan semoga dapat diimplementasikan kedalam kehidupan kita dan tempat kerja masing-masing.

“Sehingga K3 dapat mendukung pencapaian produktivitas yang setinggi-tingginya dengan meminimalisir resiko kecelakaan. Saya berharap akan ada seminar-seminar seperti ini yang diadakan oleh Mapala lainnya,” kata Andi.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman. Sehingga dapat mengurangi probabilitas kecelakaan kerja penyakit akibat kelalaian yang mengakibatkan demotivasi dan dan defisiensi produktivitas kerja.

Pelaksanaan K3 antara lain berdasar pada UU No 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja. Kemudian Permenaker No 5 Tahun 1996 Tentang Sistem Manajemen K3, serta PP No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja. Juga pada peraturan internasional yaitu OHSAS 18001 standar internasional untuk penerapan Sistem Manajemen K3. (RA)

Kontributor || Ratdita Anggabumi T
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB      

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.