Caption Foto: Bersama-sama peserta pendidikan Green Youth Movement Angkatan 2 Tahun 2024 dan Adik-Adik Panti Asuhan Al-Marhamah (WARTAPALA INDONESIA/Nuhabli Ridwan)
Wartapalaindonesia.com, MEDAN – Dalam rangka road to Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2024, peserta pendidikan Green Youth Movement Angkatan 2 Tahun 2024 Provinsi Sumatera Utara dari Simpul Belajar Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Wilayah Sumatera mengadakan visit to Pantai Asuhan Al-Marhamah Medan, Minggu, 4 Agustus 2024.
Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Guru SMA Negeri 1 Medan, Sumatera Utara.
Dalam kegiatan tersebut, hadir pengurus Panti Asuhan Al Marhamah dan adik-adik Panti Asuhan Al Marhamah.
Bertajuk “Hijaukan Panti, Cerahkan Hati”, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang perubahan iklim dan gaya hidup ramah lingkungan di kalangan anak-anak panti asuhan.
Acara diawali pembukaan oleh perwakilan peserta pendidikan Green Youth Movement Angkatan 2 Tahun 2024 Simpul Belajar BPSKL Provinsi Sumatera Utara Rr. Carissa Fiorenza Aqila Faustine (15) dan Daffa Raynard Shadiq (16).
Keduanya yang merupakan SMAN 1 Medan sekaligus sebagai calon Green Ambassador, memimpin kegiatan tersebut dengan mengumpulkan sampah dari area sekitar panti.
Mereka juga memberi edukasi ke anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan cara-cara praktis untuk mengurangi sampah sehari-hari.
Anak-anak panti asuhan sangat antusias mengikuti sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan untuk lebih memahami isu-isu lingkungan.
Acara ini diakhiri dengan quiz interaktif tentang topik yang dibahas, di mana peserta mendapatkan hadiah sebagai apresiasi atas partisipasi mereka.
Rr. Carissa Fiorenza Aqila Faustine menjelaskan kegiatan ini sebagai langkah nyata untuk menerapkan gaya hidup hijau.
“Setiap anak menerima totebag dan tumblr. Totebag ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik, sedangkan tumblr untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Pembagian ini diharapkan dapat memotivasi anak-anak untuk memulai kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari mereka,” ucapnya.
Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian makanan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan.
Selanjutnya, dilakukan kegiatan penanaman di area sekitar panti asuhan sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Anak-anak terlibat langsung dalam penanaman, memberikan mereka pengalaman langsung tentang pentingnya merawat lingkungan.
Daffa Raynard Shadiq menjelaskan Pohon adalah sebuah anugerah dari Allah SWT yang diturunkan untuk seluruh ciptaannya.
“Mungkin dunia ini akan terasa panas, gersang dan gerah jika tidak ada pepohonan. Pohon mempunyai banyak manfaat untuk makhluk hidup khususnya bagi manusia. Karena pohon berfungsi untuk mengatur dan menyerap jalannya air melalui tanah. Pohon menghasilkan oksigen yang sangat berguna bagi kelangsungan hidup manusia. Dengan adanya pepohonan lingkungan menjadi nyaman serta rindang dan banyak ditumbuhi pepohonan akan terasa lebih nyaman, sejuk, mencegah kebisingan dan kepanasan, serta menambah indah pemandangan,” paparnya.
Ia menambahkan, hal tersebut akibat proses evapotrenspirasi pada tanaman dapat menyebabkan suhu di sekitarnya menjadi lebih rendah dan kadar kelembapannya meningkat.
“Maka dari itu, kita harus menjaga tumbuh-tumbuhan serta pepohonan yang ada di sekitar kita dengan tidak menebang pohon-pohon yang berada di hutan dengan sembarangan, serta pembalakan liar mari kita jaga hutan kita untuk generasi yang akan datang,” imbuhnya.
Acara diakhiri dengan penutupan yang penuh semangat. Kegiatan seperti ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan tetapi juga memotivasi semua peserta untuk terus peduli terhadap lingkungan. (nhr/dan)
Kontributor || Nurhabli Ridwan
Editor || Danang Arganata, WI 200050
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)