Caption foto : Founder Komunitas Banyu Bening memberikan buku dongeng tentang air hujan kepada Tim Verivikator STBM Award DR. Conrad Hendrarto. (WARTAPALA INDONESIA / AJ. Purwanto)
WartapalaIndonesia.com, SLEMAN – Tim Verifikasi Nasional Award pusat STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) mengunjungi Sekolah Air Hujan Banyu Bening yang berada di Tempursari, Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada 28 Agustus 2024.
Tim Verivikator STBM Award diketuai DR. Conrad Hendrarto, M. Sc dari MUI, Aloysia Widyastuti, SKM, MSI dari Kemenkes, Agreta Indah Gusumawati, S. si, MPMA, ME dari Kemendagri, dan Eka Fitriani (Kemenkes).
Turut bersama mereka adalah dinas kesehatan kabupaten Sleman yang diwakili Kabid P2PL, dr. Kamidah Yuliati, MMR yang menjelaskan bahwa Komunitas Banyu Bening berhasil menunjukkan prestasi yang signifikan dalam implementasi sanitasi berbasis masyarakat.
Founder Komunitas Banyu Bening Sri Wahyuningsih, menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan tim verivikator dengan jelas dan tuntas. Semua rombongan yang hadir memberi tepuk tangan yang berulang-ulang.
Sebelum acara ditutup, Sri Wahyuningsih memberikan buku dongeng tentang Air Hujan kepada DR. Conrad Hendrarto.
Buku dongeng itu terang Sri Wahyuningsih, adalah cara mengedukasi agar anak-anak ingat bahwa minum air hujan tidak apa-apa.
“Ingatan itu akan terus melekat hingga mereka dewasa, dimanapun tinggalnya nanti” pungkas Sri Wahyuningsih. (ajp)
Kontributor || AJ. Purwanto
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)